• Jumat, 19 Agustus 2022

Dr Ali Fadillah Sarankan Arteria Dahlan Baca Ensiklopedi Sunda

- Kamis, 20 Januari 2022 | 01:21 WIB
Akademisi Untirta Dr Ali Fadillah
Akademisi Untirta Dr Ali Fadillah

BERITAKARYA.ID, SERANG - Akademisi Untirta, Dr Ali Fadillah khawatir pernyataan politisi PDI-P terkait penggunaan Bahasa Sunda oleh pejabat dalam rapat menimbulkan kegaduhan lintas etnik di Indonesia.

Apabila dibilang berbahasa Sunda itu menakutkan, mungkin perlu menggunakan diksi yang lazim dan jelas. Agar tidak dibilang alogis dan ahistoris.

"Untuk praktisnya mungkin yang bersangkutan perlu membaca Ensiklopedi Sunda. Saran saya, siapapun di negeri ini, apalagi yang sedang berada di pusat kekuasaan mesti punya niatan untuk memahami keberagaman budaya di Nusantara dalam semangat multikultural," kata Dr Ali Fadillah.

Baca Juga: Keras! Aap Aptadi Beri Pesan Khusus untuk Arteria Dahlan

Presiden Jokowi sudah mencontohkan keberagaman itu melalui pakaian khas daerah pada event-event resmi kenegaraan. Itu juga simbol kekayaan etnik Indonesia yang perlu diteladani bersama.

Dia menilai, dari narasi verbal yang disampaikan Arteria Dahlan soal pemecat memecat karena penggunaan Bahasa Sunda itu sangat tidak relevan.

"Sebab kinerja seorang pejabat tidak bisa diukur dari penggunaan bahasa. Setiap institusi telah menetapkan indikator untuk menentukan kompetensi di bidangnya," kata Dr Ali Fadillah.

Baca Juga: Ridwan Kamil Sarankan Politisi PDI-P Arteria Dahlan Minta Maaf ke Orang Sunda

Pernyataan Arteria Dahlan itu, menurut Ali Fadillah, mengundang pertanyaan publik, apa relevansinya usulan pemecatan dengan penggunaan bahasa.

Halaman:

Editor: Irfan Luthfi Arief

Tags

Artikel Terkait

Terkini

40 Persen Laka Lantas di Cilegon Terjadi di JLS

Kamis, 7 Juli 2022 | 22:02 WIB
X