• Kamis, 29 September 2022

Enam Tahun Curangi Takaran Bensin dengan Remot Kontrol, Pemilik SPBU Raup Keuntungan Hingga 7 Miliar

- Kamis, 23 Juni 2022 | 23:44 WIB
Enam tahun curangi takaran bensin, manager dan pemilik SPBU raup keuntungan 7 miliar
Enam tahun curangi takaran bensin, manager dan pemilik SPBU raup keuntungan 7 miliar

BERITAKARYA.ID, SERANG - Setelah enam tahun mencurangi takaran BBM yang merugikan masyarakat, praktik curang manager dan pemilik SPBU di Jalan Raya Serang-Jakarta KM 70, Lingkungan Gorda, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten akhirnya berhasil di bongkar.

Polda Banten berhasil mengungkap penipuan takaran bensin dengan modus remote control di SPBU yang dilakukan dua tersangka yakni BP (68) dan FT (61), manajer dan pemilik SPBU.

Perbuatan yang merugikan konsumen itu sudah dilakukan sejak 2016 hingga Juni 2022. Total keuntungan yang diraup kedua tersangka mencapai kurang lebih Rp7 miliar.

Baca Juga: Sakti! Pemotor Tabrak Mobil dan Terpental Lalu Pasang Kuda Kuda dan Keluarkan Jurus Silat

“Dari hasil keterangan dan pengakuan tersangka, takaran berkurang 0,5 sampai 1 liter per 20 liter dengan keuntungan Rp4 juta sampai Rp6 juta per hari,” ungkap Kepala Subdit 1 Indag Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Banten Kompol Condro Sasongko.

Modus yang dilakukan pengelola dengan cara memodifikasi dispenser pengisian BBM dengan memasang komponen elektrik. Komponen tersebut dirangkai dengan saklar otomatis yang dapat merubah takaran tanpa sepengetahuan konsumen.

“Sehingga literasi dalam tulisan yang masyarakat bayarkan berbeda dengan ukuran takaran timbangan menurut ukuran sebenarnya, isi bersih, berat bersih,” ujar Condro.

Baca Juga: Kisah Umar bin Khattab Marahi Malaikat Munkar dan Nakir di Alam Kubur

Kendati begitu, kata Condro, karena alasa mempertimbangkan usia, kedua tersangka tidak ditahan. Namun polisi tetap menjerat kedua tersangka dengan Pasal 8 ayat 1 huruf c jo Pasal 62 ayat 1 UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan atau Pasal 27, Pasal 30 jo Pasal 32 ayat 1 dan 2 UU Nomor 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal Jo Pasal 55 ayat 1 dan Pasal 56 KUHP.

Halaman:

Editor: Irfan Luthfi Arief

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Roy Suryo Sentil Ruhut Sitompul, SH Kok Dungu

Kamis, 12 Mei 2022 | 15:01 WIB

Terpopuler

X