• Kamis, 29 September 2022

Kisah Tragis Patih Gajah Mada Jadi Buruan Majapahit Setelah Perang Bubat

- Senin, 31 Januari 2022 | 05:22 WIB
Mahapatih Gajah Mada (Wikipedia)
Mahapatih Gajah Mada (Wikipedia)


BERITAKARYA.ID, SERANG - Perang Bubat yang terjadi pada tahun 1279 Saka atau 1357 Masehi Abad ke-14 pada masa pemerintahan Raja Majapahit Hayam Wuruk menjadi akhir karir politik Mahapatih Gajah Mada.

Diketahui, Mahapatih Gajah Mada dinilai sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas perang yang tidak seimbang antara Keajaan Sunda dengan tentara Majapahit.

Raja Kerajaan Sunda, Prabu Maharaja Linggabuana bersama putrinya Putri Dyah Pitaloka Citraresmi dan para pengawalnya tewas di sebuah tempat bernama Bubat. Kisah Perang bubat bisa Anda baca dalam tulisan sebelumnya.

Baca Juga: Sejarah Perang Bubat dan Mitos Larangan Orang Sunda Nikah dengan Orang Jawa

Diceritakan, setelah kematian Putri Dyah Pitaloka Citraresmi yang melakukan bela pati atau bunuh diri untuk membela kehormatan bangsa dan negaranya dan tidak jadi menikah dengan Prabu Raja Hayam Wuruk, Sang Raja kehilangan selera makan dan minum.

Raja Majapahit itu juga jarang tidur hingga jatuh sakit. Prof DR Slamet Muljana dalam bukunya Menuju Puncak Kemegahan (Sejarah Kerajaan Majapahit) menilai bahwa kemarahan keluarga raja itu dapat dipahami. Bagaimana pun sikap Patih Gajah Mada dalam Perang Bubat atau Pasunda disalahkan.

Dalam Paparaton (kitab naskah Sastra Jawa Pertengahan) dikisahkan bahwa Prabu Hayam Wuruk akhirnya menikahi putri Raja Wengker Paduka Sori setelah gagal menikah dengan Putri Dyah Pitaloka Citraresmi.

Baca Juga: Benny K Harman: Masyarakat Kritis Digiring Opininya Sebagai Kelompok Radikal

Perkawinan itu dimaksudkan untuk menghibur Hayam Wuruk yang sedih akibat kegagalan perkawinannya dengan Putri Putri Dyah Pitaloka Citraresmi.

Sementara Patih Gadah Mada diusir dari kerajaan atau mukti palapa. Prof DR Slamet Muljana menyimpulkan bahwa mukti palapa adalah kepergian Gadjah Mada dari kepatihan dan pengembaraannya di dusun untuk mencari keselamatan diri.

Halaman:

Editor: Irfan Luthfi Arief

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Proses Autopsi Brigadir J Dijaga 1200 Personel

Senin, 25 Juli 2022 | 14:25 WIB

Terpopuler

X