SURABAYA, Kompas.com — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) siap menggelar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 yang akan diikuti oleh 20.340 peserta. Pelaksanaan ujian dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai Selasa (21/4/2026) hingga 30 April 2026, dengan total 19 sesi ujian.
Kepala Subdirektorat Admisi Unesa, Sukarmin, menyatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan infrastruktur yang memadai untuk kelancaran UTBK. “Kami menyiapkan 1.075 unit komputer utama dan 147 unit komputer cadangan. Kami juga melakukan mitigasi risiko secara menyeluruh dari kesiapan perangkat sampai koordinasi lintas sektoral,” kata Sukarmin pada Senin (20/4/2026).
Lokasi dan Fasilitas Ujian
Ratusan ruang ujian telah disiapkan di dua kampus Unesa, yaitu Kampus Ketintang dan Kampus Lidah Wetan. Di Kampus Ketintang, ruang ujian tersebar di Fakultas Teknik (FT), FMIPA, FISIPOL, Fakultas Vokasi, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Sementara itu, di Kampus Lidah Wetan, pelaksanaan UTBK akan bertempat di Gedung Rektorat, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Kedokteran, serta Fakultas Psikologi. Sukarmin menambahkan, Unesa didukung oleh delapan server untuk mengantisipasi lonjakan trafik data selama periode ujian.
Antisipasi Gangguan Teknis
Untuk memastikan kelancaran pasokan listrik dan jaringan internet, Unesa menerapkan sistem keamanan berlapis. “Kami menyiapkan tiga jalur cadangan listrik serta melakukan pengecekan trafo secara berkala,” jelas Sukarmin.
Upaya serupa juga dilakukan pada sektor jaringan internet. “Telkomnet dan Biznet menjamin kestabilan koneksi dengan dukungan tiga jalur cadangan (backup line),” imbuhnya.
UTBK SNBT 2026 sendiri mencakup Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi. Sukarmin mengimbau para peserta untuk mempersiapkan diri secara optimal, baik dari segi fisik maupun mental.
“Pahami jenis soal, rutin mengikuti simulasi, dan yang terpenting: cek lokasi ujian sehari sebelumnya. Datanglah lebih awal dan pastikan sudah sarapan agar konsentrasi tetap terjaga,” pungkasnya.






