Kabel ekstensi seringkali menjadi penyelamat saat sumber listrik di rumah terasa kurang. Namun, kemudahan yang ditawarkan alat ini ternyata menyimpan potensi bahaya jika tidak digunakan dengan bijak. Kelalaian dalam pemakaiannya bisa berujung pada korsleting hingga kebakaran.
Kesalahan umum dalam penggunaan kabel ekstensi ini perlu diwaspadai agar rumah tetap aman. Dikutip dari laman Martha Stewart, Senin (20/4/2026), berikut adalah sepuluh kesalahan yang kerap dilakukan.
Kesalahan Penggunaan Kabel Ekstensi yang Berisiko
1. Dianggap Sebagai Solusi Listrik Permanen
Meskipun terlihat kokoh, menggunakan kabel ekstensi sebagai pengganti instalasi listrik permanen sangat tidak disarankan. Joel Worthington, presiden Mr. Electric, sebuah perusahaan layanan listrik di Texas, Amerika Serikat, menjelaskan bahwa seiring waktu, kabel ekstensi bisa mengalami keausan, menjadi terlalu panas, dan berpotensi memicu kebakaran.
“Jika kebutuhan akan kabel ekstensi tinggi, sebaiknya ganti secara berkala sebagai tindakan pencegahan,” ujar Worthington.
Menyambungkan aliran listrik ke seluruh rumah atau menjangkau jarak jauh menggunakan kabel ekstensi juga berisiko. Worthington menekankan pentingnya menghindari penyambungan kabel ekstensi secara berantai.
“Menyambungkan satu kabel ekstensi ke kabel ekstensi lainnya secara berantai harus dihindari. Cara ini dapat meningkatkan hambatan dan risiko panas berlebih. Sebagai gantinya, gunakan kabel ekstensi yang lebih panjang,” tegasnya.
2. Tersembunyi di Balik Tembok atau Karpet
Menata kabel agar rapi memang penting, namun menyembunyikan kabel ekstensi di balik dinding kering justru berbahaya. Worthington memperingatkan bahwa kabel tersebut bisa terlepas atau tertusuk paku dan sekrup, yang berujung pada risiko kebakaran.
Demikian pula, meletakkan kabel di bawah karpet atau furnitur dapat memerangkap panas, menyebabkan kabel retak atau berjumbai, merusak isolasi, dan meningkatkan risiko korsleting atau kebakaran.
3. Digunakan Saat Aktivitas Memasak
Penggunaan kabel ekstensi sebaiknya dihindari saat memasak. Peralatan dapur umumnya membutuhkan energi lebih besar dari yang mampu disalurkan oleh kabel ekstensi.
“Peralatan dapur membutuhkan daya lebih besar daripada yang diperkirakan berdasarkan ukurannya,” kata Daniel Mock, wakil presiden operasional di Mister Sparky Electricians.
Contohnya, pemanggang roti memiliki kabel internal yang cepat panas dan dapat dengan mudah membebani kabel ekstensi secara berlebihan. Slow cooker dan kompor listrik juga memerlukan pasokan daya yang stabil dan jangka panjang, sesuatu yang umumnya tidak dirancang oleh kabel ekstensi dan dapat menyebabkan panas berlebih jika digunakan terus-menerus.
4. Menghubungkan Banyak Perangkat Sekaligus
Mencolokkan banyak perangkat ke satu kabel ekstensi, terutama yang membutuhkan daya besar, adalah kesalahan yang harus dihindari.
“Jangan mencolokkan banyak perangkat berdaya tinggi ke kabel yang sama,” kata Worthington.
Perangkat seperti komputer, printer, dan TV bisa melebihi kapasitas kabel ekstensi, menyebabkan panas berlebih, kelebihan beban sirkuit, dan potensi kebakaran. Hindari juga menggunakan kabel ekstensi untuk peralatan listrik besar seperti kulkas, microwave, dan pemanas ruangan.
“Peralatan listrik berdaya tinggi membutuhkan daya lebih besar daripada yang biasanya mampu ditangani kabel ekstensi,” jelas Worthington, menyarankan untuk mencolokkan peralatan ini langsung ke stopkontak dinding.
5. Dipakai untuk Alat Penata Rambut
Meskipun memiliki daya yang besar, kabel ekstensi tidak cocok untuk peralatan kecantikan bertenaga tinggi seperti pengering rambut atau alat pengeriting rambut.
“Peralatan tersebut membutuhkan daya yang besar dan cepat untuk menghasilkan panas. Kabel ekstensi mungkin tidak mampu menahan beban ini,” ujar Mock.
6. Mengabaikan Kerusakan Kabel
Kabel ekstensi yang menunjukkan tanda-tanda kerusakan, seperti kabel terkelupas, isolasi retak, atau steker longgar, sebaiknya segera diganti. Mengabaikan kerusakan ini dapat menyebabkan sengatan listrik, korsleting, dan bahaya kebakaran.
7. Mengisi Daya Kendaraan Listrik
Selain untuk mengeringkan rambut, kabel ekstensi juga sebaiknya tidak digunakan untuk mengisi daya sepeda atau skuter listrik. Mock menjelaskan bahwa banyak kabel ekstensi tidak menyediakan daya yang dibutuhkan oleh kendaraan listrik tersebut untuk mengisi daya dengan benar. Penggunaan yang tidak tepat dapat menyebabkan kabel ekstensi menjadi terlalu panas dan memicu kebakaran.
Sebagai gantinya, Mock menyarankan penggunaan pengisi daya yang disetujui oleh pabrikan dan mencolokkannya langsung ke stopkontak dinding.
8. Penggunaan di Luar Ruangan yang Tidak Sesuai
Penggunaan kabel ekstensi di luar ruangan memerlukan pertimbangan matang. Menggunakan kabel ekstensi ringan yang dirancang untuk penggunaan dalam ruangan untuk pekerjaan luar ruangan yang berat dapat menyebabkan kegagalan fungsi.
Penting untuk menyesuaikan peringkat ampere kabel dengan perangkat yang digunakan dan memastikan kabel tersebut bersertifikasi untuk pekerjaan yang sesuai.
9. Menggulung Kabel yang Terlalu Panjang
Kabel ekstensi memiliki panjang yang bervariasi, mulai dari 1,5 hingga 30 meter. Penting untuk menyesuaikan panjang kabel dengan kebutuhan penggunaan.
“Setiap kabel ekstensi dirancang untuk jarak dan jumlah listrik tertentu. Menggulung kabel yang terlalu panjang dapat melelehkan isolasi, sehingga menimbulkan risiko kebakaran,” kata Mock.
10. Ditempatkan di Area Basah atau Lembap
Menempatkan kabel ekstensi di area yang basah atau lembap sangat dihindari. Kelembapan dapat meningkatkan risiko sengatan listrik atau korsleting, yang berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran.


