Bola

Drama 7 Gol di Villa Park: Sunderland Bangkit, Kalah Tragis Menit 90+3

Advertisement

Drama tujuh gol tersaji di Villa Park saat Sunderland secara tragis harus menelan kekalahan 3-4 dari tuan rumah Aston Villa pada pekan ke-33 Liga Inggris, Minggu (19/4/2026). Tim berjuluk The Black Cats ini sempat menunjukkan kebangkitan luar biasa, namun gol di menit akhir pertandingan memupus harapan mereka untuk meraih poin.

Sejak awal laga, tempo tinggi langsung diperagakan kedua tim. Aston Villa membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan dua menit melalui gol Ollie Watkins. Namun, Sunderland tidak tinggal diam. Chris Rigg berhasil menyamakan kedudukan pada menit kesembilan lewat sepakan kaki kiri yang akurat.

Klub asal Birmingham itu kembali unggul melalui gol kedua Ollie Watkins pada menit ke-36, memanfaatkan umpan silang dengan sundulan. Skor 2-1 bertahan hingga jeda. Memasuki babak kedua, Morgan Rogers menambah keunggulan Aston Villa menjadi 3-1 pada menit ke-46, seolah memberikan pukulan telak bagi Sunderland.

Sunderland Tunjukkan Karakter Pantang Menyerah

Meski tertinggal dua gol, Sunderland menampilkan karakter dan determinasi yang patut diacungi jempol. Secara statistik, kedua tim bermain cukup seimbang. Penguasaan bola keduanya sama-sama 50 persen, bahkan Sunderland unggul dalam akurasi operan dengan 87 persen berbanding 84 persen milik Aston Villa.

Lebih impresif lagi, Sunderland lebih efektif dalam menciptakan peluang. Dari sembilan tembakan yang dilepaskan, tujuh di antaranya tepat sasaran. Berbeda dengan Aston Villa yang membutuhkan 15 tembakan untuk mencatat jumlah tembakan tepat sasaran yang sama.

Upaya keras Sunderland akhirnya membuahkan hasil. Trai Hume memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 pada menit ke-86 dengan sepakan dari sudut sempit. Momentum bangkit semakin terasa ketika Wilson Isidor menyamakan kedudukan menjadi 3-3 pada menit ke-87, memanfaatkan umpan terobosan Enzo Le Fee.

Sunderland bahkan sempat berbalik menekan kubu tuan rumah, dan publik Villa Park seolah menyaksikan keajaiban dari tim tamu.

Gol Injury Time Pupuskan Harapan Sunderland

Namun, sepak bola seringkali menyajikan drama tak terduga. Ketika Sunderland tampak akan membawa pulang setidaknya satu poin, Tammy Abraham muncul sebagai pahlawan bagi Aston Villa. Sontekan tipisnya pada menit ke-90+3 memastikan kemenangan 4-3 untuk tuan rumah.

Advertisement

Kekalahan ini tentu menyisakan kekecewaan mendalam bagi Sunderland. Pelatih Regis Le Bris mengungkapkan rasa kecewanya atas hasil akhir tersebut.

“Saya sedikit kecewa karena kami memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan. Habib memiliki peluang satu lawan satu, tetapi kemudian kami kebobolan gol di menit-menit akhir, jadi saya sedikit kecewa,” tutur Regis Le Bris, dilansir dari situs resmi klub.

Meskipun demikian, Le Bris tetap bangga dengan perjuangan yang ditampilkan anak asuhnya.

“Kami sekali lagi menunjukkan karakter dan ketahanan, dan beberapa kualitas di beberapa momen, tetapi kami juga merasakan karakter dan kekuatan Aston Villa hari ini, dan mereka menciptakan banyak peluang,” ujarnya.

Le Bris menambahkan bahwa timnya yang baru promosi masih dalam proses belajar dan menghadapi tantangan berat di liga ini. “Kami bermain dengan identitas kami hingga akhir. Kami mengambil risiko, dan kami memiliki kemampuan untuk mengubah dinamika permainan. Kami menjalani setiap pertandingan selangkah demi selangkah, dan meskipun tanpa poin hari ini, kami masih berada di sana.”

Posisi Klasemen Berubah

Dengan hasil ini, Aston Villa semakin memantapkan posisinya di peringkat empat klasemen sementara Liga Inggris dengan 58 poin. Sementara itu, Sunderland harus turun ke peringkat 11 dengan mengoleksi 46 poin dari 33 pertandingan.

Advertisement