Megapolitan

Parkir Pindah ke Kanan Jalan Suryakencana, Pengendara Ngaku Masih Canggung

Advertisement

BOGOR, KOMPAS.com – Pengendara yang melintas di Jalan Suryakencana, Kota Bogor, masih dilanda kecanggungan pada hari pertama uji coba perubahan posisi parkir. Mulai Selasa (21/4/2026), kendaraan yang sebelumnya terparkir di sisi kiri jalan kini diarahkan ke sisi kanan sebagai bagian dari upaya penataan kawasan.

Pantauan Kompas.com di lapangan menunjukkan, baik pengendara motor maupun mobil tampak mengikuti instruksi petugas parkir yang mengarahkan mereka untuk memarkirkan kendaraan di sisi kanan jalan. Para petugas menggunakan isyarat tangan untuk memandu para pengendara yang terlihat berhati-hati saat memposisikan kendaraan mereka, sesekali melirik spion.

Salah satu pengendara, Hasan (47), mengaku masih merasa janggal dengan penempatan parkir baru ini. “Baru pertama sih hari ini, saya masih kagok, kalau udah dua hari, tiga hari, mungkin ada perubahan ya jadi enggak kagok lagi,” ujarnya saat ditemui di Suryakencana, Selasa (21/4/2026). Hasan menambahkan, kebiasaan parkir di sisi kiri jalan membuatnya merasa lebih nyaman sebelumnya.

“Enak di kiri sudah terbiasa, cuman ini kan baru pertama jadi masih kagok (canggung), ‘oh di kanan’, jadi saya ikut aja parkir di kanan,” tuturnya. Hasan yang kerap mendatangi kawasan tersebut untuk mengambil pesanan kuliner pelanggan, berharap segera terbiasa dengan perubahan ini.

Senada dengan Hasan, Adit (26) juga mengungkapkan hal serupa. Ia mengaku belum terbiasa karena selalu memarkirkan kendaraan di sisi kiri jalan sebelumnya. “Kagok mah ada cuma belum terbiasa aja, nanti kebiasa harusnya,” kata Adit yang biasa mengantar orang tuanya berbelanja kebutuhan bahan makanan di kawasan tersebut.

Penataan Kawasan untuk Kenyamanan Publik

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, menjelaskan bahwa pemindahan posisi parkir ini merupakan bagian dari penataan kawasan Suryakencana yang lebih luas.

“Uji coba ya. Jadi mengalihkan posisi parkir pada lajur paling kiri dipindah menjadi lajur paling kanan, sisi kanan lah, dari posisi kiri jalan ke kanan jalan,” jelas Sujatmiko saat dihubungi Kompas.com pada Jumat (17/4/2026).

Advertisement

Sujatmiko menambahkan, dengan status Jalan Suryakencana yang berstatus satu arah, penempatan parkir di sisi kanan dinilai lebih optimal. Dishub Kota Bogor akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap uji coba ini, termasuk pemindahan rambu parkir dari sisi kiri ke kanan jalan.

Ia menekankan bahwa kawasan Suryakencana merupakan area Central Business District (CBD) yang membutuhkan penataan untuk mendukung kelancaran mobilitas pejalan kaki. “Karena itu, penataan parkir diperlukan untuk mempermudah pejalan kaki yang turun dari transportasi umum dan menggunakan trotoar di kawasan tersebut,” terangnya.

Selama ini, pejalan kaki yang turun dari angkutan umum di sisi kiri seringkali harus berhadapan langsung dengan kendaraan yang terparkir. Perubahan ini diharapkan dapat mengurangi potensi gangguan dan meningkatkan kenyamanan bagi para pejalan kaki.

Selain itu, Sujatmiko menyoroti aspek teknis yang menguntungkan pengendara. “Posisi kemudi kan sebelah kanan, jadi alur gerak untuk menuju parkir lebih gampang dan presisi,” ujarnya, merujuk pada kemudahan parkir kendaraan dengan kemudi di sisi kanan saat berada di lajur kanan.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa lebar trotoar di sisi kanan jalan juga lebih memadai dibandingkan sisi kiri. Kondisi ini diharapkan dapat semakin meminimalkan gangguan samping dan memberikan ruang yang lebih lapang bagi pejalan kaki.

[video.1]
Advertisement