AC Milan berhasil mengamankan tiga poin krusial saat bertandang ke markas Hellas Verona dalam lanjutan Serie A 2025-2026. Kemenangan tipis 1-0 di Stadion Marcantonio Bentegodi, Minggu (19/4/2026), membawa Rossoneri kembali menduduki peringkat kedua klasemen sementara, menggusur Napoli yang sempat menyalip.
Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Adrien Rabiot pada menit ke-41. Hasil ini menjadi penawar luka bagi AC Milan yang baru saja menelan dua kekalahan beruntun sebelumnya, masing-masing melawan Napoli dan Udinese. Dengan enam laga tersisa, kemenangan ini sangat vital bagi ambisi tim asuhan Massimiliano Allegri untuk mengamankan satu tiket ke Liga Champions musim depan.
Allegri Akui Tekanan, Soroti Kesiapan Mental Tim
Meskipun meraih hasil positif, Massimiliano Allegri tak menampik bahwa AC Milan masih dibayangi sejumlah masalah yang terus diupayakan untuk diselesaikan. Ia mengakui bahwa pertandingan melawan Verona bukanlah tugas yang mudah, terutama setelah rentetan hasil minor yang dialami timnya.
“Pertama-tama, pertandingan hari ini rumit: kami baru saja mengalami dua kekalahan. Ketika Anda sampai di penghujung musim dengan enam pertandingan tersisa, poin menjadi penting: tujuannya sudah jelas, dan ada kekhawatiran tidak mencapainya. Wajar jika tekanannya jauh lebih besar,” ujar Allegri, dikutip dari Sempre Milan.
Allegri juga menyoroti permainan Verona yang dinilai mampu memberikan tekanan dan kejutan. Ia menambahkan, “Bermain di Verona selalu rumit, terlepas dari kenyataan bahwa Verona hanya memiliki 18 poin… Mereka memiliki ledakan energi yang, jika Anda membiarkannya, Anda berisiko kebobolan gol.”
Namun, hasil ini diharapkan menjadi momentum bagi AC Milan untuk terus berjuang keras finis di zona Liga Champions. “Secara teknis, kami sebenarnya bisa tampil lebih baik, tetapi saat ini kami perlu fokus pada hal-hal berikut: hal-hal penting, raih hasilnya, dan capai tujuan kami untuk mendapatkan tempat di Liga Champions,” pungkasnya.
Ketajaman Lini Depan Jadi Sorotan Allegri
Di sisi lain, Massimiliano Allegri secara halus menyindir lini serang AC Milan yang dinilai masih belum menunjukkan ketajamannya. Enam pekan berlalu sejak gol terakhir yang dicetak oleh Rafael Leao, para penyerang Rossoneri seolah kehilangan taji.
Allegri tampaknya mulai kehilangan kesabaran, termasuk dalam laga melawan Verona. Ia menyoroti kurangnya agresivitas para penyerangnya dalam memanfaatkan ruang kosong.
“Ya, ada momen-momen di mana kami (seharusnya) bisa lebih agresif menyerang ruang kosong dengan para penyerang. Mereka akan merepotkan Verona,” kata Allegri.
Pelatih asal Italia itu menekankan pentingnya partisipasi seluruh pemain, termasuk para penyerang, bahkan ketika tim tidak sedang menguasai bola. “Tetapi yang terpenting dan terindah adalah semua orang berpartisipasi ketika kami tidak menguasai bola.”
Allegri menegaskan bahwa pada akhirnya, hasil akhir akan jauh lebih penting dibandingkan sekadar menampilkan permainan yang bagus. Dalam konteks ini, gol menjadi elemen krusial yang sangat dibutuhkan oleh AC Milan.
“Tim ingin membawa pulang kemenangan ini karena mereka tahu betapa pentingnya kemenangan ini. Kita sudah berada di akhir musim: hasil akhir lebih penting daripada permainan bagus dan penampilan yang baik. Itu wajar,” tutupnya.






