Lifestyle

Cara Maudy Ayunda Tetap Aktif Saat Hadapi Haid yang Tak Nyaman

Advertisement

JAKARTA, KOMPAS.com – Aktris dan penyanyi Maudy Ayunda berbagi pengalamannya dalam menghadapi ketidaknyamanan saat menstruasi, sebuah kondisi yang jamak dialami perempuan. Ia menekankan pentingnya dukungan, baik dari lingkungan profesional maupun personal, agar tetap dapat menjalankan aktivitasnya secara optimal.

Bagi Maudy, menstruasi sering kali datang tanpa terduga dan kerap bertepatan dengan jadwal pekerjaan yang padat. Sebagai figur publik, tuntutan untuk tampil profesional di depan umum menjadi sebuah tantangan tersendiri ketika harus berhadapan dengan perubahan fisik dan emosional akibat siklus bulanan tersebut.

Menstruasi di Tengah Jadwal Padat

“Menstruasi itu kadang datang di saat schedule aku lagi sangat padat atau aku memang hari itu harus show up, tetap harus bekerja sedemikian rupa seperti biasa,” kata Maudy dalam konferensi pers “Comfort Made Together: Building a Supportive World Around Menstruation with Laurier” di Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026).

Kondisi ini, menurutnya, mengharuskan ia untuk tetap menunjukkan performa terbaik meski terkadang dilanda ketidaknyamanan. “Terkadang yang aku butuhkan itu merasa didukung, karena kalaupun ada tantangan seperti rasa kurang nyaman, aku tetap bisa show up dengan maksimal,” ujarnya.

Selain faktor fisik, Maudy juga menyoroti peran krusial dukungan emosional dalam menjaga produktivitas saat mengalami nyeri menstruasi.

Dukungan Emosional Jadi Kunci

Perempuan berusia 31 tahun ini menegaskan bahwa kehadiran orang-orang terdekat yang memahami kondisinya sangatlah berarti. Dukungan tersebut, baginya, tidak selalu harus berupa solusi atau saran.

“Bagi aku, punya support system yang memahami dan mau hadir di momen aku nggak nyaman saat menstruasi itu penting,” kata dia. Dukungan emosional yang tepat, menurutnya, mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi dirinya, sehingga membantunya menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik meskipun dalam kondisi kurang optimal.

Advertisement

Lebih Nyaman Diberi Perhatian dalam Bentuk Pertanyaan

Menariknya, Maudy mengungkapkan bahwa bentuk dukungan yang paling ia butuhkan bukanlah nasihat, melainkan perhatian sederhana yang bermakna. Ia lebih menghargai ketika orang-orang di sekitarnya menanyakan kondisinya.

“Dibandingkan dikasih suggestion, aku ternyata lebih suka diperhatiin dalam bentuk pertanyaan. Misalnya, ‘Apa yang dirasakan?’ atau ‘Kamu lagi butuh apa?’,” ujarnya. Menurutnya, pertanyaan-pertanyaan tersebut menunjukkan kepedulian dan memberikan ruang baginya untuk mengekspresikan perasaannya.

Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena membuka komunikasi yang empatik, tanpa terkesan menggurui.

Perhatian Kecil Membuatnya Merasa Didengar

Pelantun lagu “Untuk Apa” ini menambahkan bahwa perhatian dalam bentuk pertanyaan sederhana dapat memberikan dampak emosional yang besar. Hal itu membuatnya merasa dihargai dan dipahami.

“Pertanyaan seperti itu membuat aku merasa penting bagi seseorang dan aku diberi ruang untuk berbagi apa yang sedang aku rasakan. Hal ini yang membuatku merasa didukung oleh orang sekitar maupun pasanganku sendiri,” ungkapnya.

Pengalaman yang dibagikan Maudy ini menjadi pengingat bahwa dukungan selama menstruasi tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan fisik, tetapi juga emosional.

Advertisement