Pangeran Harry memilih cara yang sunyi dan personal untuk memperingati 100 tahun kelahiran neneknya, Ratu Elizabeth II. Alih-alih terlibat dalam perayaan resmi kerajaan, Duke of Sussex dilaporkan mengirimkan bunga ke makam sang ratu di Kapel St. George, Kastil Windsor.
Gestur ini dilakukan tanpa sorotan publik, menjadikannya sebuah penghormatan yang mendalam dan intim di hari ulang tahun ke-100 Ratu Elizabeth II. Tindakan ini juga menggarisbawahi bahwa, meski kini berdomisili jauh dari Inggris, ikatan emosional Pangeran Harry dengan neneknya tetap terjaga kuat.
Tempat Peristirahatan Terakhir Sang Ratu
Ratu Elizabeth II dimakamkan di Kapel Peringatan Raja George VI, sebuah tempat yang juga menjadi peristirahatan terakhir bagi suaminya, Pangeran Philip, yang wafat pada tahun 2021. Lokasi tersebut juga menyimpan makam ayahanda Ratu Elizabeth II, Raja George VI, ibunya Ratu Elizabeth Ibu Suri, serta adiknya, Putri Margaret.
Sebelumnya, Pangeran Harry bersama istrinya, Meghan Markle, turut hadir dalam pemakaman kenegaraan Ratu Elizabeth II pada tahun 2022. Kehadiran mereka kala itu menjadi sorotan, mengingat status mereka yang telah mundur dari tugas kerajaan dan menetap di California.
Ikatan Personal yang Tak Terputus
Kepergian Ratu Elizabeth II pada September 2022 meninggalkan duka mendalam bagi Pangeran Harry. Ia pernah membagikan pernyataan emosional yang menggambarkan neneknya sebagai sosok panutan dunia.
“Ia dikagumi dan dihormati secara global. Keanggunan dan martabatnya menjadi warisan abadi,” tulis Pangeran Harry kala itu.
Dalam kenangannya, Pangeran Harry juga kerap merujuk pada momen-momen pribadi bersama sang nenek, mulai dari masa kecilnya hingga saat ia memperkenalkan keluarganya sendiri. Momen-momen tersebut akan selalu ia jaga sebagai warisan berharga.
Kontras dengan Perayaan Resmi Kerajaan
Pilihan Pangeran Harry untuk merayakan dengan cara privat sangat kontras dengan rangkaian acara resmi yang digelar oleh anggota keluarga kerajaan lainnya pada 21 April. Raja Charles III beserta Ratu Camilla, serta Pangeran William dan Catherine Middleton, terlibat dalam berbagai agenda peringatan.
Acara tersebut meliputi peninjauan desain monumen nasional hingga resepsi yang diadakan di Istana Buckingham, menandai peringatan 100 tahun kelahiran Ratu Elizabeth II dengan meriah dan terbuka untuk publik.
Lebih dari Sekadar Gestur
Meskipun terkesan sederhana, gestur Pangeran Harry mengirimkan bunga ke makam neneknya memiliki makna yang mendalam. Penghormatan ini tidak ditujukan untuk konsumsi publik, melainkan sebagai ungkapan kenangan pribadi yang tak tergantikan.
Di tengah dinamika hubungan yang kompleks dengan keluarga kerajaan, momen ini menegaskan satu hal yang tetap utuh: ikatan seorang cucu dengan neneknya. Sebuah pengingat bahwa hubungan keluarga, terutama yang dilandasi kasih sayang, seringkali lebih kuat dari sekadar protokol atau jarak.
Sosok Ratu Elizabeth II
Ratu Elizabeth II lahir pada 21 April 1926 dan menghembuskan napas terakhirnya pada 8 September 2022. Beliau memimpin Inggris selama 70 tahun, menjadikannya salah satu monarki dengan masa pemerintahan terlama dalam sejarah dunia modern.
Masa pemerintahan Ratu Elizabeth II yang panjang meninggalkan jejak sejarah yang signifikan sebagai salah satu pemimpin paling berpengaruh di era modern. Beliau wafat di usia 96 tahun, meninggalkan warisan yang tak ternilai.






