Huawei semakin mempertegas posisinya di segmen ponsel lipat dengan meluncurkan Huawei Pura X Max di pasar domestiknya, China. Perangkat ini melengkapi jajaran seri flagship Huawei Pura 90 yang juga baru diperkenalkan. Pura X Max hadir sebagai penerus yang lebih besar dari Pura X yang dirilis Maret 2025, namun dengan pendekatan desain yang unik, yakni “wide foldable”. Konsep ini memposisikan Pura X Max di antara ponsel lipat model flip dan book-style, menawarkan dimensi layar yang lebih lebar.
Berbeda dari kebanyakan ponsel lipat yang cenderung memanjang secara vertikal, Huawei Pura X Max justru memiliki proporsi yang lebih lebar dan “pendek”. Desain ini mengadopsi rasio layar yang menyerupai kertas, memberikan pengalaman visual yang berbeda.
Spesifikasi Layar dan Desain Inovatif
Huawei Pura X Max dibekali dengan layar luar (cover display) berukuran 5,4 inci dan layar utama seluas 7,7 inci. Ukuran ini jauh lebih besar dibandingkan Pura X yang hanya memiliki cover display 3,5 inci dan layar utama 6,3 inci. Kedua panel layar Pura X Max menggunakan teknologi LTPO 2.0 dengan refresh rate adaptif 1-120Hz. Kecerahan layar luar mencapai 3.500 nits, sementara layar dalam mampu mencapai 3.000 nits.
Rasio layar yang diusung mendekati bentuk persegi, yakni sekitar 14.1:10, sedikit lebih lebar dari rasio klasik 4:3. Hal ini diklaim memberikan transisi visual yang lebih mulus saat pengguna berpindah antar layar.
Dengan dimensi tersebut, Pura X Max memiliki ukuran 120 mm x 166,5 mm x 5,2 mm saat terbuka, dan 120 mm x 85 mm x 11,2 mm saat terlipat. Huawei juga melakukan peningkatan signifikan pada mekanisme lipatan Pura X Max. Engsel baru yang menggunakan desain waterdrop diklaim mampu meningkatkan area layar hingga 16 persen dan memperkuat ketahanan terhadap benturan. Struktur layar bagian dalam turut dilindungi oleh lapisan berlapis, termasuk kaca UTG (Ultra-Thin Glass) yang dikenal fleksibel dan tahan lama.
Performa dan Kemampuan Kamera
Di sektor performa, Huawei Pura X Max ditenagai oleh chipset Kirin 9030 Pro, yang diklaim mampu meningkatkan performa hingga 30 persen dibanding generasi sebelumnya. Chipset ini didukung oleh sistem pendingin vapor chamber dan lapisan graphene untuk menjaga suhu tetap optimal.
Huawei juga menyematkan konfigurasi tiga kamera belakang yang mumpuni. Terdapat kamera utama 50 MP dengan aperture variabel f/1.4–f/4.0 dan OIS, kamera periskop 50 MP dengan OIS, serta kamera ultra-wide 12,5 MP. Seluruh sensor kamera memanfaatkan teknologi RYYB khas Huawei dan didukung oleh sistem pemrosesan gambar XMAGE serta sensor warna generasi kedua untuk akurasi warna yang lebih baik. Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, terdapat dua kamera depan 8 MP, masing-masing tersemat di layar luar dan dalam.
Daya Tahan Baterai, Sistem Operasi, dan Ekosistem
Pura X Max dibekali baterai berkapasitas 5.300 mAh, lebih besar dari Pura X yang memiliki baterai 4.720 mAh. Ponsel lipat ini mendukung pengisian daya cepat 66W melalui kabel dan pengisian daya nirkabel 50W.
Sejalan dengan tren terbaru Huawei, Pura X Max menjalankan sistem operasi HarmonyOS 6.1, bukan Android. Konsekuensinya, pengguna tidak dapat mengunduh aplikasi dari Google Play Store atau menggunakan layanan Google bawaan seperti YouTube, Google Maps, atau Google Drive melalui aplikasi. Akses ke layanan tersebut harus dilakukan melalui peramban web. Sebagai gantinya, Huawei mengandalkan ekosistem Huawei Mobile Services (HMS) dan toko aplikasi Huawei AppGallery.
Untuk meningkatkan produktivitas, Huawei Pura X Max mendukung penggunaan stylus M-Pen 3 Mini yang dirancang khusus. Stylus ini mampu mengenali gestur udara dan bahkan dilengkapi mikrofon untuk integrasi dengan asisten pintar.
Fitur Kecerdasan Buatan dan Ketahanan
Integrasi kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu fokus Huawei pada Pura X Max. Perangkat ini menyematkan sistem AI baru berbasis Xiaoyi Smart Brain yang terintegrasi dengan berbagai aplikasi lokal seperti Amap, Didi, dan Baidu Maps. Fitur AI lainnya meliputi pencatatan otomatis, pengeditan foto, dan asisten produktivitas.
Dalam hal ketahanan, Huawei Pura X Max mengalami peningkatan sertifikasi dari IPX8 menjadi IP58/IP59. Ini berarti ponsel ini memiliki perlindungan terhadap debu dan mampu bertahan terhadap air serta semprotan suhu tinggi. Layar luarnya juga dilapisi kaca Kunlun generasi kedua.
Harga dan Ketersediaan
Huawei Pura X Max hadir di China dalam beberapa pilihan warna, termasuk Midnight Black, Zero White, Interstellar Blue, Olive Gold, dan Vibrant Orange. Harga yang ditawarkan bervariasi:
- Huawei Pura X Max 12GB/256GB – 11.000 yuan (sekitar Rp 27 juta)
- Huawei Pura X Max 12GB/512GB – 12.000 yuan (sekitar Rp 29,4 juta)
- Huawei Pura X Max 16GB/512GB – 13.000 yuan (sekitar Rp 31,9 juta)
- Huawei Pura X Max 16GB/1TB – 14.000 yuan (sekitar Rp 34,3 juta)
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan Huawei Pura X Max di pasar global, termasuk Indonesia. Perlu dicatat bahwa Huawei Pura X sebelumnya juga hanya dirilis eksklusif di China.






