Keberangkatan kloter pertama jamaah calon haji Embarkasi Palembang menuju Madinah, Rabu (15/5/2024) pagi, mengalami penundaan dari jadwal semula. Pesawat yang seharusnya lepas landas pukul 07.10 WIB dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang baru dapat mengudara sekitar pukul 08.15 WIB.
Executive General Manager Bandara SMB II Palembang, Ahmad Syaugi, menjelaskan bahwa keterlambatan ini disebabkan oleh dua faktor utama: kondisi cuaca berkabut dan proses administrasi kelengkapan katering pesawat.
“Kondisi cuaca pagi ini berkabut dengan jarak pandang sekitar 500 meter. Namun biasanya tidak berlangsung lama karena hal itu lumrah terjadi setelah hujan malam hari,” ujar Syaugi, menjelaskan faktor alam yang melingkupi Bandara SMB II.
Selain kendala cuaca, proses teknis terkait logistik juga turut memengaruhi jadwal keberangkatan. “Saat ini masih menunggu catering yang ketiga belum sampai, sehingga penumpang belum bisa boarding dan menyebabkan keterlambatan dari jadwal semula,” jelasnya.
Keselamatan Tetap Prioritas
Meskipun mengalami penundaan, pihak bandara menegaskan bahwa seluruh prosedur keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Kloter pertama ini menggunakan maskapai Saudi Airlines dengan pesawat jenis Boeing 777.
Ahmad Syaugi juga memastikan bahwa tidak ada perubahan rute penerbangan meskipun situasi di Timur Tengah tengah menjadi perhatian global. Jamaah tetap diberangkatkan dari Palembang menuju Bandara Kualanamu terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.
“Pesawat Boeing 777 memiliki keterbatasan tertentu sehingga perlu melakukan pengisian bahan bakar kembali di Kualanamu,” kata Syaugi, menjelaskan alasan transit di Medan.
443 Jamaah Berangkat Sesuai Manifest
Sementara itu, Kabid Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kementerian Agama Sumatera Selatan, Muhibullah, mengonfirmasi bahwa seluruh jamaah pada kloter pertama tetap diberangkatkan sesuai rencana dan manifest yang ada.
Jumlah jamaah dalam kloter pertama ini mencapai 438 orang. Ditambah dengan empat petugas kloter dan satu petugas haji daerah, total keseluruhan jamaah yang berangkat adalah 443 orang.
“Seluruh jamaah pada kloter pertama tetap diberangkatkan sesuai manifest,” tegas Muhibullah.






