BEKASI, KOMPAS.com – Korban jiwa akibat kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Indogas Andalan Kita di Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, kembali bertambah. Hingga Senin (20/4/2026), enam orang dilaporkan meninggal dunia akibat luka bakar serius yang diderita.
Korban terbaru yang dinyatakan meninggal adalah Agustinus Aritonang (33). Ia sebelumnya dirawat intensif di Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Timur, akibat luka bakar yang mencapai 80 persen.
“Hingga hari ini ada enam korban meninggal,” ujar Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota AKP Suparyono saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan, Senin (20/4/2026).
Peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi ini memang menimbulkan duka mendalam. Lima korban lainnya yang telah meninggal dunia sebelumnya adalah Suyadi (63) dan Djaimun (61), keduanya petugas keamanan SPBE. Suyadi meninggal pada Minggu (5/4/2026) dengan luka bakar 92 persen, sementara Djaimun menyusul pada Senin (6/4/2026) akibat luka bakar 90 persen.
Korban lainnya termasuk Sapta Prihantono (17) yang meninggal pada Selasa (7/4/2026) dengan luka bakar 63 persen. Kemudian Aulia Putri Budiasti (19) pada Kamis (9/4/2026), serta Kosasih (66) pada Kamis (16/4/2026).
Penyelidikan Unsur Pidana Masih Berlangsung
Kebakaran hebat yang melanda SPBE Cimuning terjadi pada Rabu (1/4/2026) malam. Akibatnya, hampir seluruh area SPBE mengalami kerusakan parah.
Pihak kepolisian masih terus mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut. Fokus penyelidikan saat ini adalah untuk memastikan apakah ada unsur pidana yang terlibat dalam peristiwa ini.
“Tidak ada kendala dalam proses penyelidikan. Namun masih menunggu hasil Puslabfor,” tegas Suparyono.
Luas lahan SPBE yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 2.000 meter persegi. Kerusakan tidak hanya pada fasilitas SPBE, tetapi juga merembet ke bangunan di sekitarnya, termasuk dua kios, satu lapak rongsok, satu lapak nasi goreng, mushala yang mengalami kerusakan ringan, dan satu warung kopi.
Dampak Kebakaran Meluas
Selain menimbulkan korban jiwa dan kerusakan properti, kebakaran SPBE Cimuning juga berdampak pada kehidupan warga sekitar. Berdasarkan verifikasi pemerintah setempat, sebanyak 41 kepala keluarga (KK) terdampak langsung oleh kejadian ini.






