Semen Padang FC akan menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan pekan ke-28 Super League 2025-2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Senin (20/4) pukul 15.30 WIB dan dapat disaksikan melalui siaran langsung di Indosiar serta platform streaming Vidio.
Bagi tim tuan rumah, duel ini menjadi kesempatan untuk mengulang kesuksesan yang diraih pada pertemuan pertama. Semen Padang berhasil mencuri tiga poin penuh di kandang Persijap dengan skor 2-1, berkat gol dari Pedro Matos dan Armando Oropa.
Situasi klasemen Super League menjadikan laga ini memiliki arti penting bagi kedua tim. Semen Padang saat ini tertahan di peringkat ke-17 dengan mengoleksi 20 poin. Sementara itu, Persijap menempati posisi ke-15 dengan raihan 25 poin dan berupaya menjauh dari ancaman zona degradasi.
Persiapan Semen Padang Jamu Persijap
Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menyatakan kesiapan timnya untuk memberikan penampilan maksimal di hadapan publik sendiri. Ia menekankan tidak ada pilihan lain selain meraih hasil positif demi mendongkrak posisi tim di klasemen.
“Kalau bicara tentang home dan away, tentu adalah pertandingan yang berbeda. Sekarang kita main di home, tidak ada pilihan, misi kita masih sama, tim akan terus berjuang sampai akhir. Tidak ada yang tidak bisa, jadi kita harus berbuat,” tegas Imran.
Menghadapi Persijap, Imran mengakui tim pelatih telah menyiapkan beberapa opsi strategi. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi absennya sejumlah pemain pilar yang masih dibekap cedera.
“Alhassan Wakaso, Samuel Simanjuntak dan Irsyad Maulana absen karena masih cedera,” ungkapnya.
Absennya beberapa pemain kunci memaksa tim pelatih untuk melakukan penyesuaian dalam komposisi pemain serta pendekatan permainan yang akan diterapkan di lapangan.
Dukungan Suporter dan Motivasi Tim
Menjelang pertandingan, muncul kabar mengenai aksi boikot dari salah satu kelompok suporter Semen Padang. Menanggapi hal tersebut, Imran Nahumarury memilih untuk mengambil pendekatan positif.
“Kita harus berpikir positif karena ini adalah bagian dari kecintaan mereka ke tim. Tapi kita harus tetap berlari,” ujarnya.
Imran menambahkan, kehadiran suporter di stadion akan menjadi suntikan moral yang berharga bagi para pemain. Ia yakin, meskipun tidak hadir langsung, para suporter tetap mendoakan yang terbaik bagi tim.
“Kalau mereka ada, tentu akan jadi semangat kami. Mereka juga pasti tetap mendoakan kami untuk dapat tetap ada di kasta tertinggi,” ucapnya.
Meski demikian, Imran tidak ingin menjadikan kemenangan di putaran pertama sebagai patokan mutlak untuk laga kali ini. Ia justru menjadikan hasil tersebut sebagai motivasi tambahan.
“Tapi ini akan jadi motivasi untuk kembali mengulangi hasil yang sama,” pungkasnya.






