Sebuah penerbangan Easyjet tujuan Malaga, Spanyol, pada Sabtu (11/4/2026) terpaksa batal lepas landas dari Bandara Southend, Essex, Inggris, karena pesawat diduga kelebihan beban. Akibatnya, lima penumpang diminta turun dari pesawat agar penerbangan dapat dilanjutkan.
Kejadian yang dilaporkan dari Bandara Southend ini terjadi ketika pesawat jenis Airbus A319 tersebut hendak melakukan lepas landas. Menurut penjelasan pihak maskapai, pesawat melampaui “batas berat yang diizinkan dalam kondisi cuaca tertentu dan untuk landasan pacu yang pendek.”
Landasan pacu utama di Bandara Southend diketahui memiliki panjang sekitar 1.800 meter, yang tergolong lebih pendek dibandingkan banyak bandara lainnya.
Pesawat Tak Bisa Terbang Akibat Beban Berlebih
Dalam pengumuman yang disampaikan melalui pengeras suara, kapten pesawat menyatakan bahwa pesawat tidak dapat terbang karena melebihi batas berat aman. Hal ini tentu mengejutkan para penumpang yang sudah bersiap untuk memulai liburan mereka.
Secara teknis, pesawat Airbus A319 memiliki batas maksimum berat lepas landas sekitar 75,5 ton. Namun, faktor-faktor seperti kondisi cuaca dan panjang landasan pacu dapat memengaruhi batas operasional yang aman.
Penumpang Dihadapkan Tiga Opsi
Salah seorang penumpang, Carly Mowbray, menceritakan bahwa mereka diberi waktu 30 menit untuk memutuskan dari tiga opsi yang ditawarkan. “Kami punya waktu 30 menit untuk memutuskan. Itu awal yang buruk untuk liburan kami,” ujarnya.
Tiga opsi tersebut adalah: enam orang penumpang turun dari pesawat, penumpang meninggalkan seluruh bagasi mereka, atau penerbangan dibatalkan sama sekali. Mowbray menambahkan bahwa saat kejadian, terdapat sekitar 10 kursi kosong di dalam pesawat.
Penumpang lain, Kelly Wayland, awalnya mengira pengumuman kapten tersebut hanya sebuah lelucon. “Saya pikir kapten sedang bercanda,” katanya.
Awalnya pilot meminta enam penumpang untuk turun. Namun, akhirnya lima orang penumpang secara sukarela bersedia meninggalkan pesawat agar penerbangan bisa tetap dilanjutkan, seperti dilaporkan oleh BBC.
Para penumpang yang memilih untuk turun tersebut mendapat apresiasi berupa tepuk tangan dari penumpang lain. Awak kabin pun mengakui bahwa situasi seperti ini sangat jarang terjadi.
Kompensasi dan Fasilitas bagi Penumpang
Penerbangan Easyjet ke Malaga akhirnya dapat diberangkatkan dengan penundaan sekitar 12 menit. Pihak maskapai Easyjet telah memberikan fasilitas kepada penumpang yang turun dari pesawat.
Mereka mendapatkan penerbangan alternatif gratis serta layanan transportasi menuju bandara lain, yaitu Bandara London Gatwick. Selain itu, penumpang tersebut juga berhak atas kompensasi tambahan yang nilainya bisa mencapai sekitar 400 dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 6,88 juta, bergantung pada durasi penundaan penerbangan.






