JAKARTA, KOMPAS.com – Produsen otomotif asal Tiongkok, QJMotor, kembali meramaikan pasar roda dua global dengan meluncurkan dua model baru untuk segmen pemula di Eropa: COV 125 X bergaya trail dan COV 125 S berkonsep supermoto. Peluncuran ini menandai ambisi QJMotor untuk memperluas jangkauannya di pasar internasional.
Kedua model ini dibangun di atas platform mekanis yang identik, dengan perbedaan utama terletak pada konfigurasi roda yang disesuaikan dengan peruntukannya. COV 125 X mengusung pelek jari-jari berukuran 21 inci di depan dan 18 inci di belakang, ciri khas motor trail sejati yang siap menaklukkan medan off-road. Sementara itu, varian supermoto, COV 125 S, dibekali pelek berukuran 17 inci pada kedua rodanya, menawarkan stabilitas optimal untuk berkendara di permukaan aspal.
Spesifikasi Teknis dan Fitur Unggulan
Di balik tampilannya, kedua motor ini dibekali jantung pacu berkapasitas 125cc, satu silinder, berpendingin cairan, yang dipasangkan dengan transmisi enam percepatan. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga puncak 14,8 tenaga kuda pada 9.500 rpm dan torsi maksimal 12,06 Nm pada putaran 7.000 rpm. Angka performa ini dirancang untuk memenuhi batasan tenaga maksimal yang diperbolehkan untuk kelas Surat Izin Mengemudi (SIM) A1 di Eropa, menjadikannya pilihan yang cukup bertenaga di kelasnya.
QJMotor juga tidak main-main dalam urusan kaki-kaki. Suspensi depan upside-down berdiameter 43 mm dipasangkan untuk menunjang performa di medan berat, didukung oleh suspensi monoshock di bagian belakang. Sistem pengereman pun telah diperbarui dengan cakram berdiameter 320 mm di depan dan 220 mm di belakang, serta dilengkapi sistem ABS dua kanal dari Bosch untuk keamanan ekstra.
Perbedaan Ergonomi dan Dimensi
Perbedaan ukuran roda pada kedua model ini juga berdampak pada dimensi dan ergonominya. COV 125 X memiliki tinggi jok yang mencapai 920 mm dan ground clearance 310 mm, memberikan kemampuan manuver yang baik di medan off-road. Meskipun tingginya cukup signifikan, bobot motor yang hanya 129 kg diklaim tetap membuatnya mudah dikendalikan. Varian supermoto, COV 125 S, menawarkan ketinggian jok yang lebih bersahabat, yakni 860 mm.
Di pasar Inggris, QJMotor COV 125 S dibanderol mulai dari 2.799 Poundsterling atau setara Rp 56 jutaan. Sementara itu, varian COV 125 X ditawarkan dengan harga sedikit lebih tinggi, yakni 2.999 Poundsterling atau sekitar Rp 60 jutaan.
Potensi dan Tantangan di Pasar Indonesia
Melihat geliat QJMotor di pasar Indonesia, kehadiran kedua model ini, atau setidaknya varian yang disesuaikan, bukan tidak mungkin terjadi. Namun, untuk dapat bersaing dengan pemain lama seperti Kawasaki KLX 150, Honda CRF150L, dan Yamaha WR 155 R, QJMotor perlu melakukan penyesuaian strategis.
Salah satu strategi yang paling masuk akal adalah dengan meningkatkan kapasitas mesin menjadi 150cc atau bahkan 200cc. Peningkatan ini tidak hanya akan membuat motor lebih kompetitif dari segi performa, tetapi juga berpotensi menyesuaikan dengan regulasi pajak yang berlaku di Indonesia. Jika QJMotor mampu menghadirkan desain menarik dari seri COV ini dengan mesin yang lebih besar dan harga yang lebih kompetitif dibandingkan merek Jepang, persaingan di segmen motor trail dan supermoto di tanah air diprediksi akan semakin memanas.






