BAUBAU, KOMPAS.com – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Dedi Prasetyo, melakukan kunjungan kerja ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Baubau di Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (21/4/2026) sore. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung operasional dapur yang melayani pemenuhan gizi masyarakat.
Dalam tinjauannya, Komjen Pol Dedi Prasetyo memberikan apresiasi terhadap kinerja dapur SPPG Polres Baubau yang dinilai telah berjalan baik secara umum. Namun, ia juga mencatat beberapa aspek yang masih memerlukan perbaikan, khususnya terkait peningkatan kualitas makanan yang disajikan.
“SPPG secara umum saya lihat sudah sangat bagus. Hanya ada beberapa koreksi kecil, terutama terkait kualitas makanan. Tapi secara keseluruhan sudah baik,” ujar Dedi kepada awak media di Baubau, Selasa (21/4/2026).
Wakapolri menekankan pentingnya mempertahankan dan terus meningkatkan standar pelayanan yang telah dicapai. Tujuannya adalah agar program SPPG dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat luas.
Evaluasi Menyeluruh Proses Pengelolaan Makanan
Selama berada di lokasi, Komjen Pol Dedi Prasetyo secara cermat memeriksa seluruh tahapan dalam pengelolaan makanan di dapur SPPG. Rangkaian pemeriksaan meliputi proses pengadaan bahan baku, penerapan standar kebersihan dan sanitasi yang ketat, hingga proses pencucian wadah makanan (ompreng) dan tahap akhir penyajian kepada masyarakat.
Ia juga memastikan bahwa instruksi dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) mengenai pelaksanaan program SPPG telah tersampaikan dan diimplementasikan dengan baik oleh jajaran kepolisian di tingkat daerah.
“Instruksi Kapolri sudah saya sampaikan kepada Kapolda dan Kapolres. Program ini bukan berorientasi pada keuntungan, tetapi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Kunjungan kerja Wakapolri di Polres Baubau ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Wakapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Gidion Arif Setyawan, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Wali Kota Baubau Yusran Fahim, serta perwakilan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.






