Regional

Korban Pemerkosaan Polisi di Jambi Desak Segera Lakukan Rekonstruksi

Advertisement

JAMBI, KOMPAS.com – Kuasa hukum korban pemerkosaan yang diduga melibatkan oknum polisi di Jambi mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Jambi untuk segera menggelar rekonstruksi. Desakan ini muncul menyusul temuan tim Mabes Polri yang mengidentifikasi sejumlah prosedur yang tidak dijalankan oleh Polda Jambi dalam penanganan perkara tersebut.

“Kami meminta, sesuai dengan janji Mabes Polri, kapan rekonstruksi akan dilakukan,” ujar Putra Tambunan, kuasa hukum korban, pada Selasa (21/4/2026).

Putra menekankan pentingnya rekonstruksi untuk mengungkap peran tiga oknum polisi, yakni Briptu VI, Bripda MIS, dan Bripda HAM, dalam kasus pemerkosaan tersebut. Berdasarkan berita acara pemeriksaan (BAP) korban, ketiga oknum polisi ini disebut memiliki peran krusial, mulai dari menjemput korban dari rumah temannya sebelum peristiwa terjadi, hingga membantu empat pelaku utama memindahkan korban ke lokasi pemerkosaan kedua setelah kejadian pertama.

“Kita berharap, tiga oknum ini ditarik ke pidana ya. Kalau dilihat lagi, jika tidak ada mereka, bisa saja peristiwa pemerkosaan itu tidak terjadi,” tegas Putra.

Di sisi lain, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jambi, Kombes Pol Christian Samma, menyatakan bahwa pihaknya akan melaksanakan rekonstruksi tersebut. “Kita akan reka ulang, nanti kita coba susun dulu,” kata Christian.

Advertisement

Christian menambahkan bahwa Polda Jambi masih mendalami lebih jauh peran ketiga oknum polisi tersebut. “Kita belum bisa berstatmen ini masuk tindak pidana atau bukan. Tetapi sampai sekarang kita masih mendalami keterlibatannya,” jelasnya.

Ia memastikan, apabila proses penyidikan telah maksimal dan terbukti ketiga oknum polisi tersebut melakukan tindak pidana, pihaknya akan segera memproses mereka.

Kasus ini bermula ketika seorang remaja perempuan menjadi korban pemerkosaan oleh empat orang. Dua di antara pelaku merupakan anggota polisi yang kini telah dipecat. Korban diperkosa di dua lokasi berbeda di Kota Jambi, yakni di kawasan Kebun Kopi dan di Arizona. Saat kejadian, korban dalam kondisi tidak berdaya karena jumlah pelaku yang banyak dan diduga dicekoki minuman beralkohol.

Advertisement