Edukasi

UIN Ar-Raniry Kampus Riset Terbaik Indonesia 2026, Unggul dari UI dan UGM

Advertisement

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menorehkan prestasi gemilang dengan menduduki peringkat pertama sebagai kampus riset terbaik di Indonesia versi Scimago Institutions Rankings (SIR) 2026. Pencapaian ini mengungguli sejumlah perguruan tinggi negeri ternama seperti Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dalam daftar 10 besar kampus riset terbaik di Indonesia versi SIR 2026, UIN Ar-Raniry menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang menduduki posisi puncak. Selain UIN Ar-Raniry, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta juga berhasil masuk dalam 10 besar, menegaskan bahwa institusi pendidikan Islam kini semakin kompetitif dalam kancah riset internasional.

Metodologi Pemeringkatan SIR

Scimago Institutions Rankings (SIR) merupakan lembaga pemeringkatan global yang menilai kinerja institusi berdasarkan tiga indikator utama: riset, inovasi, dan dampak sosial. Sistem pemeringkatan ini salah satunya berbasis data Scopus dari Elsevier, yang mengukur kinerja penelitian, inovasi, serta visibilitas dan dampak web sebuah institusi.

Penilaian faktor institusi akademik dilakukan melalui indikator gabungan, dengan bobot 50 persen untuk penelitian, 30 persen untuk inovasi, dan 20 persen untuk dampak sosial. Jurnal-jurnal ilmiah yang terindeks kemudian dikategorikan ke dalam kuartil (Q1-Q4) berdasarkan prestise dan jumlah kutipan yang diterima. Metode detail pemeringkatan dapat diakses melalui laman resmi SIR.

Daftar 10 Kampus Riset Terbaik SIR 2026

Berdasarkan pemeringkatan SIR 2026, berikut adalah daftar 10 kampus riset terbaik di Indonesia:

  1. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  2. Universitas Indonesia
  3. Universitas Gadjah Mada
  4. Institut Pertanian Bogor
  5. Universitas Negeri Padang
  6. Universitas Airlangga
  7. Universitas Syiah Kuala
  8. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  9. Universitas Padjadjaran
  10. Universitas Diponegoro

Apresiasi dan Komitmen Kementerian Agama

Capaian UIN Ar-Raniry ini diapresiasi tinggi oleh Kementerian Agama. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Suyitno, menyatakan bahwa prestasi ini menjadi bukti konkret keberhasilan transformasi mutu akademik dan penguatan budaya riset di lingkungan PTKIN.

Advertisement

Suyitno menambahkan, UIN Ar-Raniry telah menjadi sebuah role model dalam pengembangan riset yang unggul dan berdampak. “Ini adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan bahwa PTKI mampu tampil sebagai pemain utama dalam ekosistem riset global,” ujar Suyitno, dilansir dari laman Kemenag.

Kementerian Agama berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan strategis guna mendorong peningkatan kualitas riset, publikasi ilmiah bereputasi, serta kolaborasi internasional di seluruh PTKI. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Sahiron, turut menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.

“Keberhasilan ini tidak datang secara instan. Ini adalah buah dari konsistensi dalam membangun tata kelola riset yang kuat, peningkatan kualitas jurnal ilmiah, serta jejaring kolaborasi global yang terus diperluas,” jelas Sahiron.

Ke depan, Kementerian Agama bertekad untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam agar semakin kompetitif, inovatif, dan berdaya saing global, sehingga dapat mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Advertisement