Regional

Viral Penumpang Masak Mi Instan Pakai Kompor Listrik di Kereta, KAI: Membahayakan

Advertisement

SEMARANG, KOMPAS.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang penumpang wanita memasak mi instan menggunakan kompor listrik di dalam gerbong kereta api menjadi viral di media sosial, memicu kekhawatiran akan keselamatan dan kelistrikan perjalanan.

Dalam unggahan akun Threads @purb pada Rabu (22/4/2026), penumpang tersebut terlihat menempatkan kompor listrik di kursi penumpang dan menyambungkannya ke stopkontak yang tersedia di dalam gerbong. Ia menjelaskan bahwa aksi tersebut dilakukan untuk memasak mi instan rasa soto karena perjalanan masih panjang saat kereta berhenti di Stasiun Tegal.

Aksi tersebut sontak mengundang beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan tindakan tersebut dan mengingatkan bahwa stopkontak di kereta api tidak dirancang untuk alat elektronik berdaya besar.

“Kalau outlet listriknya njeblug, ibu harus ganti rugi ratusan juta, sanggup?” tulis salah satu akun.

Akun lain menambahkan, “IBUUUUUUUUK ada colokan disitu bukan untuk masak mieee ibuuuuu, bukan untuk panci listrik ibuuuuu Tapi untuk hp, laptop. Kalo dipake panci listrik gitu trus ampe ngejepret ampe konslet ibu bisa kesetrum ibuuuuuuu, perjalanan orang orang jadi terganggu ibuuuuuuuu Jangan egois lah ibuuuuuuuu.”

Stopkontak Kereta Api Hanya untuk Perangkat Berdaya Rendah

Menanggapi beredarnya video tersebut, Manajer Humas KAI Daerah Operasi 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa fasilitas stopkontak di dalam kereta api hanya diperuntukkan bagi perangkat elektronik pribadi dengan daya rendah.

Luqman menjelaskan, colokan listrik yang tersedia di setiap kursi hanya boleh digunakan untuk mengisi daya gawai seperti ponsel, tablet, laptop, atau earphone.

“Selain gadget, penumpang tidak diperbolehkan menggunakan stopkontak di kereta api untuk keperluan lainnya seperti alat elektronik rumah tangga,” kata Luqman kepada Kompas.com, Rabu (22/4/2026).

“Hal ini dikarenakan dapat mengganggu penumpang lainnya dan berpotensi membahayakan keselamatan serta kenyamanan perjalanan kereta api,” tambahnya.

Advertisement

Ia menambahkan, penggunaan alat elektronik berdaya tinggi, seperti kompor listrik, berisiko menyebabkan gangguan pada sistem kelistrikan kereta. Penggunaan listrik secara berlebihan dan bersamaan dapat memicu kelebihan beban hingga korsleting yang berdampak pada kenyamanan perjalanan.

Daftar Alat Elektronik yang Dilarang Digunakan di Kereta

Untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan, KAI mengimbau penumpang untuk tidak menggunakan alat elektronik yang menghasilkan panas atau membutuhkan daya besar di dalam kereta.

Alat-alat tersebut meliputi:

  • Hair dryer
  • Catokan rambut
  • Rice cooker
  • Kompor listrik

Selain itu, penumpang juga dilarang mengisi daya powerbank langsung melalui stopkontak kereta api.

KAI juga berpesan kepada penumpang untuk memastikan charger tidak panas saat digunakan dan segera mencabutnya setelah perangkat terisi penuh untuk menghindari risiko korsleting.

Apabila penumpang menemui kendala selama perjalanan, seperti fasilitas yang tidak berfungsi optimal, mereka dapat segera menghubungi kondektur yang bertugas. Nomor kontak petugas tersedia di dinding setiap gerbong.

Keluhan juga dapat disampaikan melalui Contact Center KAI, baik melalui media sosial, email cs@kai.id, WhatsApp di nomor 08111-2111-121, maupun telepon di nomor (021) 121.

“Kami juga berpesan kepada pelanggan untuk selalu mematuhi aturan, menjaga ketertiban, menjaga fasilitas kereta api dan stasiun karena layanan kereta api merupakan fasilitas umum,” pungkas Luqman.

Advertisement