Bola

Alvaro Arbeloa Puji Vinicius Jr yang Ubah Cemoohan Jadi Tepuk Tangan

Advertisement

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, melayangkan pujian setinggi langit kepada penyerang sayap andalannya, Vinicius Junior, atas performa gemilangnya dalam kemenangan 2-1 atas Deportivo Alaves pada pekan ke-33 Liga Spanyol 2025-2026, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. Dalam laga yang berlangsung sengit di Santiago Bernabeu itu, Arbeloa menilai Vinicius telah menunjukkan mentalitas baja yang luar biasa, mampu membalikkan cemoohan menjadi tepuk tangan meriah dari para pendukung tuan rumah.

Kemenangan ini krusial bagi Real Madrid dalam menjaga persaingan ketat di papan atas LaLiga, sekaligus terus berupaya memangkas selisih poin dari Barcelona. Los Blancos membuka keunggulan melalui gol Kylian Mbappe yang sedikit beruntung setelah bolanya memantul pemain lawan. Keunggulan tersebut kemudian digandakan oleh Vinicius Junior dengan sebuah tendangan jarak jauh yang spektakuler. Meskipun Toni Martinez sempat memperkecil ketertinggalan Alaves di masa injury time, skor akhir tetap untuk kemenangan tuan rumah.

“Vinícius selalu berusaha keras dalam situasi sulit,” ujar Arbeloa dalam konferensi pers pasca pertandingan, seperti dikutip dari ESPN, Rabu (22/4/2026). “Dia memikul beban tim di pundaknya. Kita tidak bisa meragukan sikapnya. Dia tidak bersembunyi, dia berani. Dia adalah penggemar Madrid, dia merasakan semangat dan lambang klub.”

Arbeloa juga mengapresiasi perubahan reaksi para suporter terhadap Vinicius. “Para penonton menuntut, mereka menginginkan yang terbaik dari para pemain mereka,” lanjutnya. “Vini hari ini mengubah siulan menjadi tepuk tangan, dia pernah melakukannya sebelumnya, dan itulah yang penting.”

Pembelaan untuk Pemain Muda Real Madrid

Tidak hanya Vinicius, Arbeloa juga memberikan dukungan moril kepada Eduardo Camavinga yang belakangan mendapat sorotan negatif menyusul kartu merah di kompetisi Eropa. Arbeloa menegaskan bahwa pemain muda tersebut memiliki kredibilitas dan pengalaman yang mumpuni untuk terus berkembang.

Advertisement

“Dia memiliki banyak kepribadian dan banyak pengalaman meskipun masih muda,” tegas Arbeloa. “Dia seperti Vini, mereka datang ke Real Madrid di usia sangat muda, mereka telah melakukan banyak hal dan memenangkan trofi penting. Dia memiliki kepercayaan dari pelatih dan klub, dan saya yakin juga dari para penggemar.”

Dinamika Kebugaran dan Strategi Tim

Pertandingan melawan Alaves juga sempat diwarnai ekspresi kekecewaan dari Jude Bellingham saat ditarik keluar pada menit ke-58. Arbeloa memberikan penjelasan logis mengenai keputusannya tersebut, mengingat padatnya jadwal pertandingan yang harus dihadapi tim.

“Jude datang dari tempat asalnya,” jelas pelatih kelahiran Salamanca pada 17 Januari 1983 itu. “Di Munich, dia bermain 90 menit penuh untuk pertama kalinya setelah sekian lama, dan pada hari Jumat kami akan memainkan pertandingan lain.”

“Dia memiliki mentalitas dan ambisi seperti itu, dan bahkan dalam pertandingan seperti ini dia ingin terus membantu dan tetap berada di lapangan,” pungkasnya.

Advertisement