Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan jaminan bahwa harga elpiji 3 kilogram (kg) atau yang dikenal sebagai elpiji subsidi tidak akan mengalami kenaikan. Kepastian ini disampaikan di tengah gejolak lonjakan harga energi global yang tengah terjadi.
Selain memastikan stabilitas harga, Bahlil juga menegaskan bahwa pasokan elpiji 3 kg dalam kondisi aman dan terjaga sesuai dengan standar minimum pasokan nasional.
“Khusus untuk elpiji yang disubsidi, stok kita di atas standar minimum nasional, dan harganya tidak ada kenaikan. Flat,” ujar Bahlil saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada Senin (20/4/2026).
Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan bahwa kewenangan pemerintah dalam pengaturan harga hanya terbatas pada produk energi yang disubsidi. Ia memberikan contoh serupa pada bahan bakar minyak (BBM), di mana pemerintah telah menetapkan harga Pertalite dan Biosolar tetap stabil tanpa kenaikan.
Berbeda dengan produk energi nonsubsidi, Bahlil menyatakan bahwa pemerintah tidak melakukan intervensi langsung terhadap penetapan harganya. Oleh karena itu, harga produk energi nonsubsidi akan mengikuti mekanisme pasar.





