Sate klopo, hidangan khas Indonesia yang membedakan diri dengan penggunaan kelapa parut dalam bumbu marinasinya, kini dapat dibuat dengan sentuhan premium menggunakan daging sapi asal New South Wales (NSW), Australia. Keunikan sate klopo terletak pada perpaduan bumbu kuning atau putih dengan parutan kelapa, yang diaplikasikan pada daging sapi atau ayam.
Fernando Sindu, Aussie Beef Mates MLA sekaligus Chef Partner Union Group, Cork & Screw, Bar Luca dan Salira, menjelaskan bahwa penambahan kelapa parut pada bumbu marinasi menjadi ciri khas sate klopo. “Dagingnya bisa pakai daging sapi, atau bisa pula pakai daging ayam. Pembedanya dibanding sate yang lain, dia pakai kelapa, dimarinasi bumbu kuning atau bumbu putih,” ujar Fernando saat ditemui dalam acara demo memasak pengenalan daging sapi premium New South Wales di Ranch Market, Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Sate klopo sendiri, menurut Fernando, umumnya ditemukan di daerah Jawa Timur dan Solo, dan biasanya disantap dengan saus kacang.
Teknik Membuat Sate Klopo Premium
Proses pembuatan sate klopo premium dimulai dengan menyiapkan bumbu marinasi. Bahan-bahan yang dibutuhkan meliputi bawang merah, bawang putih, kunyit, lengkuas, jahe, ketumbar sangrai, kemiri sangrai, dan sedikit minyak.
“Teknik sangrai pada kemiri dan ketumbar ini dilakukan supaya aromanya lebih wangi,” jelas Fernando mengenai pentingnya proses sangrai pada beberapa bumbu.
Seluruh bahan marinasi kemudian dihaluskan dan ditumis hingga harum. Penambahan irisan gula merah bertujuan untuk memberikan rasa manis pada bumbu. Selanjutnya, kelapa tua parut yang telah dikukus dicampurkan merata dengan bumbu marinasi, disempurnakan dengan sedikit garam dan penyedap rasa.
Campuran bumbu ini kemudian diaduk dengan daging sapi premium New South Wales yang telah dipotong berbentuk kotak-kotak. Fernando menekankan pentingnya waktu marinasi.
“Karena ini pakai daging sapi premium, bisa marinasi sekitar tiga sampai empat jam, bumbunya bisa meresap cepat. Tapi kalau mau lebih maksimal, bisa marinasi seharian,” tuturnya. Daging sapi premium New South Wales yang direkomendasikan untuk sate klopo ini adalah potongan striploin.
Setelah proses marinasi, daging ditusuk menggunakan tusukan sate dan dipanggang di atas pan panas, dibolak-balik hingga matang sempurna.
MLA Kenalkan Daging Sapi Premium New South Wales
Pengenalan daging sapi premium dari New South Wales ini merupakan bagian dari inisiatif Meat & Livestock Australia (MLA) yang bekerja sama dengan pemerintah negara bagian NSW, serta didukung oleh Qantas Airways dan Ranch Market. Daging sapi Australia Manning Valley Naturally dan Mulwarra kini hadir di gerai Ranch Market di Jakarta.
Kegiatan pengenalan ini dikemas dalam sebuah acara bertajuk “Aussie Beef Fair”. Christian Haryanto, Chief Representative MLA Indonesia, menyampaikan bahwa melalui acara ini, cerita di balik daging sapi premium Australia ingin dihadirkan lebih dekat kepada konsumen Indonesia.
“Melalui Aussie Beef Fair, kami menghadirkan cerita di balik daging sapi premium Australia lebih dekat kepada konsumen Indonesia. Bersama para mitra kami, NSW, Qantas, dan Ranch Market, kami menampilkan kualitas, konsistensi, serta perhatian dalam setiap proses produksi daging sapi dari New South Wales,” kata Christian.
Ia menambahkan, inisiatif ini juga bertujuan untuk merayakan kelezatan kuliner sekaligus memperkuat hubungan antara Indonesia dan Australia.
Elsa Dian Trifani, Chief Marketing & Merchandising Officer Ranch Market, menegaskan komitmen Ranch Market dalam menyediakan kualitas dan variasi produk terbaik. “Aussie Beef Fair mencerminkan komitmen kami dalam menghadirkan daging sapi premium Australia lebih dekat kepada konsumen Indonesia. Sekaligus memperkuat kolaborasi dengan para mitra untuk memperkenalkan kekayaan dan keunggulan produk New South Wales,” ungkap Elsa.
Kualitas Daging Sapi New South Wales
Daging sapi Manning Valley Naturally yang diperkenalkan merupakan merek daging sapi grass-fed berprestasi di Australia, dengan lebih dari 30 penghargaan nasional. Sapi-sapi ini dibesarkan di lingkungan alami di Manning Valley, dengan sistem penggembalaan bebas di padang rumput segar, tanpa antibiotik, hormon tambahan, dan pakan biji-bijian.
Daging sapi grass-fed 100% Australia yang telah bersertifikasi MSA ini diklaim menawarkan cita rasa alami dan kualitas yang konsisten.
Sementara itu, Mulwarra dikenal dengan daging sapi Black Angus premiumnya, yang juga menawarkan produk berkualitas tinggi dari New South Wales. Mulwarra juga memiliki pilihan daging sapi grain-fed, di mana sapi diberi pakan berbasis biji-bijian alami selama 100 hingga 120 hari untuk meningkatkan kelembutan dan marbling. Pemeliharaan sapi di Mulwarra dilakukan dengan standar kesejahteraan hewan yang ketat dan di lingkungan minim stres.
Yonathan Wijaya, NSW Trade and Investment Director, menyatakan bahwa inisiatif ini sejalan dengan komitmen NSW dalam menyediakan produk berkualitas tinggi. “Dengan dukungan MLA, Qantas, dan Ranch Market, kami juga senang dapat memberikan kesempatan bagi konsumen Indonesia untuk merasakan pengalaman di Sydney, serta mengenal lebih dekat segala hal yang ditawarkan oleh NSW,” ujar Yonathan.
Selama periode Aussie Beef Fair, konsumen yang berbelanja di Ranch Market berkesempatan memenangkan dua tiket pesawat pulang pergi ke Sydney, Australia, yang dipersembahkan oleh Qantas Airways. Pemenang akan ditentukan berdasarkan transaksi tertinggi dan diumumkan pada 1 Juni 2026.





