JAKARTA, KOMPAS.com – Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan menggelar inspeksi mendadak pada Rabu (22/4/2026) malam, menyasar trotoar di sepanjang Jalan Gunawarman hingga Senopati, Jakarta Selatan. Penertiban ini fokus pada kendaraan yang parkir sembarangan dan menghambat akses pejalan kaki.
Sidak yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB ini mengerahkan sejumlah kendaraan operasional, termasuk mobil patroli Dishub, mobil derek, dan mobil patroli Satpol PP. Rombongan bergerak perlahan menyusuri kawasan, mendatangi satu per satu bangunan untuk memastikan trotoar bebas dari kendaraan parkir.
Sejumlah kendaraan yang ditemukan terparkir di atas trotoar langsung dipindahkan oleh petugas. Dalam kegiatan tersebut, Kasi Dalops Sudinhub Jaksel, Alfian Michiels, sempat memberikan teguran kepada petugas valet sebuah klinik kecantikan. Petugas valet tersebut diketahui menggunakan pos jaga di bawah tenda payung putih yang memakan area trotoar.
Awalnya, petugas valet enggan memindahkan posnya. Alfian kemudian meminta petugas tersebut untuk memanggil pihak manajemen klinik. Ketika petugas valet masuk ke dalam, tim Sudinhub Jaksel langsung mengambil tindakan dengan memindahkan tenda payung dan kotak jaga.
Tak lama berselang, pemilik klinik, Indra (53), keluar menemui petugas. Alfian menjelaskan kepada Indra mengenai pentingnya menjaga trotoar agar tidak digunakan sebagai area parkir bagi pengunjung. Setelah memberikan imbauan, petugas gabungan melanjutkan penertiban di area tersebut.
Indra menyatakan kesiapannya untuk mematuhi aturan yang berlaku dan tidak ingin berdebat dengan petugas. Namun, ia menyampaikan bahwa pengaturan parkir di trotoar dan bahu jalan merupakan tanggung jawab petugas valet. Keterbatasan lahan parkir di depan kliniknya, yang hanya mampu menampung empat hingga lima mobil, menjadi alasan utama penggunaan jasa valet.
“Ya saya sebagai pelaku usaha cuma bisa mengikuti peraturan daerah. Kalau ini kan tugasnya di valet. Kalau enggak cukup, valet yang pindahkan ke tempat lain,” kata Indra ditemui di lokasi, Rabu.
Setelah penertiban, trotoar di kawasan tersebut terlihat lebih tertib dan bebas dari kendaraan parkir. Hal ini berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di sepanjang jalan, yang sebelumnya sering terhambat akibat kendaraan yang parkir di pinggir jalan.
Petugas Satpol PP dan Dishub terlihat berjaga di pinggir jalan untuk memastikan tidak ada lagi kendaraan yang berhenti dan menghambat lalu lintas. Alfian Michiels juga mengingatkan kepada setiap penjaga tempat parkir untuk tidak menutup area guiding block.
“Minta tolong jangan ditutup kuning-kuningnya (guiding block) ya Pak,” ujar Alfian kepada salah satu penjaga.
Selain menggunakan kendaraan operasional, patroli juga dilakukan dengan berjalan kaki oleh petugas, dengan mobil patroli yang mengiringi dari belakang. Jalan Senopati yang biasanya padat akibat parkir liar di trotoar dan bahu jalan, malam itu tampak lebih lengang dan nyaman bagi pejalan kaki.






