Regional

Guru di NTT Babak Belur Dianiaya Pemuda Mabuk

Advertisement

KUPANG, KOMPAS.com – Seorang guru sekolah dasar (SD) di Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial EL (55) mengalami luka parah akibat penganiayaan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda mabuk. Peristiwa tragis ini terjadi di Kaubele, Kecamatan Biboki Moenleu.

Kepala Seksi Humas Polres TTU, Ipda Wilco Mitang, mengonfirmasi laporan tersebut. “Kejadiannya kemarin dan sudah dilaporkan ke Polres dengan nomor LP/B/185/IV/2026/SPKT/Polres TTU/Polda NTT,” ujar Wilco kepada Kompas.com, Senin (20/4/2026).

Menurut keterangan polisi, insiden ini bermula saat EL bersama keluarganya sedang dalam perjalanan untuk menghadiri acara peminangan anak mereka. Di tengah perjalanan, rombongan EL dihadang oleh sekelompok pemuda yang dalam kondisi mabuk minuman keras. Tanpa basa-basi, para pemuda tersebut langsung melakukan penyerangan dan memukul wajah EL.

Warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut segera bertindak dan berhasil melerai perkelahian. Setelah kejadian awal, EL dan keluarganya melanjutkan perjalanan menuju lokasi acara peminangan.

Advertisement

Penganiayaan Berlanjut di Lokasi Acara

Namun, ketegangan tidak berhenti di situ. Para pemuda mabuk yang disebut dipimpin oleh seorang berinisial YK, ternyata mengikuti rombongan EL hingga ke tempat acara peminangan. Di lokasi tersebut, penganiayaan kembali terjadi.

Kali ini, EL kembali dipukul oleh para pelaku menggunakan gelas. Akibat pukulan tersebut, EL mengalami luka serius di bagian kepala. Setelah insiden kedua ini, EL bersama keluarganya memutuskan untuk segera melaporkan kejadian tersebut ke Markas Kepolisian Resor (Polres) TTU.

Advertisement