MARTAPURA, KOMPAS.com – Sofia Kamila, seorang siswi berusia 13 tahun dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, akan menjadi calon jemaah haji termuda di wilayahnya. Ia dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada akhir April 2026, menggantikan kursi almarhum ayahnya yang meninggal dunia pada tahun 2023.
Keberangkatan Sofia ini menjadi momen haru sekaligus mulia. Ia akan menunaikan rukun Islam kelima bersama ibunya. “Perasaannya senang bisa berangkat haji, tapi sedih juga kalau mengingat ayah,” ungkap Sofia dengan dialek Banjar saat ditemui awak media pada Senin (20/4/2026).
Persiapan Matang Selama Dua Tahun
Meskipun usianya masih belia, Sofia menunjukkan keseriusan yang luar biasa dalam persiapannya. Selama dua tahun terakhir, di sela kesibukannya sebagai pelajar, ia mengaku telah rutin berlatih dan menghafalkan doa-doa ibadah haji.
“Alhamdulillah sudah hafal semua, terutama bacaan doa di Tanah Suci. Karena kan ikut manasik juga,” jelasnya.
Sebelum berangkat ke Arab Saudi, Sofia berencana untuk berziarah ke makam sang ayah. Ziarah ini akan menjadi momen untuk memanjatkan doa serta berpamitan secara spiritual. Di Tanah Suci nanti, mendoakan almarhum ayahnya akan menjadi agenda utama dalam setiap rangkaian ibadahnya.
Pelepasan 671 Jemaah dari Kabupaten Banjar
Acara pelepasan calon jemaah haji (JCH) dari Kabupaten Banjar telah dilaksanakan di Masjid Nurul Iman Martapura pada Sabtu (18/4/2026). Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Banjar, H Erfan Maulana, menyampaikan bahwa total ada 671 jemaah dari wilayahnya yang akan terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter).
Erfan memastikan bahwa seluruh persiapan, mulai dari aspek administrasi, kesehatan, hingga pelayanan di lapangan, telah rampung dilakukan. “Kami berharap seluruh jemaah dapat berangkat dalam kondisi sehat, menjalankan ibadah dengan lancar, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan lengkap,” ujar Erfan.





