MAJALENGKA, KOMPAS.com – Kloter pertama jemaah calon haji Embarkasi Kertajati, Jawa Barat, telah diberangkatkan dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada Rabu (22/4/2026). Sebanyak 445 jemaah asal Kabupaten Indramayu ini terbang menuju Madinah menggunakan maskapai Saudi Airlines.
Keberangkatan perdana ini dilepas oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina, serta perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat. Momen ini menjadi penanda dimulainya rangkaian ibadah haji bagi calon jemaah dari Jawa Barat.
Selly Andriany Gantina menyatakan harapannya agar seluruh rangkaian pelayanan haji, mulai dari Asrama Haji Indramayu hingga kedatangan di Madinah, berjalan lancar. “Alhamdulillah hari ini kita telah memberangkatkan kloter pertama dari Kertajati dan kita doakan berjalan lancar hingga tiba di tanah suci,” ujar Selly di Bandara Kertajati.
Evaluasi Fasilitas Makkah Route
Meskipun demikian, Selly juga menyoroti perlunya peningkatan layanan di bandara, khususnya terkait fasilitas Makkah Route atau yang dikenal sebagai layanan fast track. “Kita berharap ke depan jemaah yang berangkat dari sini tidak lagi terhambat saat tiba di Madinah, tanpa harus melalui pemeriksaan keimigrasian dan bisa langsung menuju hotel,” jelasnya.
Jemaah Dipastikan Siap Berangkat
Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, Boy Hari Novian, memberikan kepastian bahwa seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan laik terbang. Menurutnya, seluruh proses administrasi dan teknis telah tuntas diselesaikan sejak di Asrama Haji Indramayu.
“Semua jemaah bisa diberangkatkan, kartu Nusuk juga sudah aktif, dan seluruhnya dinyatakan sehat,” tegas Boy. Ia juga menekankan agar para petugas memberikan pelayanan maksimal selama perjalanan ibadah haji.
Penerbangan Lebih Cepat dari Jadwal
Direktur Utama PT BIJB, Ronald H Sinaga, mengungkapkan bahwa penerbangan kloter pertama ini bahkan berangkat lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan. “Seharusnya pukul 09.00 WIB, tetapi sudah lepas landas sekitar pukul 08.40 WIB. Ini menunjukkan kesiapan operasional kita,” ungkap Ronald.
Pada musim haji tahun ini, Bandara Kertajati mendapatkan kepercayaan untuk melayani 40 kloter, sebuah peningkatan signifikan dibandingkan 28 kloter pada tahun sebelumnya. “Jumlah kloter meningkat dari 28 menjadi 40 kloter tahun ini,” pungkas Ronald.






