Food

Ube Jadi Tren Baru, Disebut Pengganti Matcha di Dunia Kuliner

Advertisement

Tren minuman kekinian di dunia kuliner tampaknya sedang bergeser dari matcha ke arah ubi ungu, atau yang dikenal sebagai ube. Minuman berbahan dasar ubi ungu ini mulai mencuri perhatian publik, bahkan disebut-sebut sebagai pengganti matcha.

Ubi ungu, yang merupakan salah satu jenis umbi-umbian khas Asia, memiliki ciri khas warna ungu pekat yang mencolok. Cita rasanya yang unik, cenderung gurih, lembut, dan manis berkat paduan dengan kelapa dan vanila, menjadikannya bahan yang menarik untuk diolah menjadi minuman.

Fenomena ube ini bahkan telah merambah ke berbagai negara di belahan dunia, termasuk Australia, Amerika Serikat, dan Inggris. Popularitasnya yang kian menanjak turut dilirik oleh brand minuman besar seperti Starbucks.

Perjalanan Ube Menuju Tren Kuliner Global

Dilansir dari The Guardian, minuman berwarna dan beraroma ube ini mulai melejit popularitasnya di Amerika Serikat pada tahun lalu, setelah sebelumnya lebih dulu populer di Australia. Peningkatan permintaan terhadap ubi ungu ini juga dirasakan oleh para petani di Filipina, negara asal ube, seiring maraknya penggunaan bahan ini dalam berbagai kreasi minuman.

Berbeda dengan negara-negara Eropa yang lebih banyak mengadopsi ube sebagai bahan minuman, di negara-negara Asia Timur, ubi ungu justru lebih sering diolah menjadi masakan tradisional khas daerah.

Kepopuleran minuman ube tak lepas dari peran media sosial, termasuk TikTok. Regina Maise Viciute dari asosiasi bidang makanan dan minuman di perusahaan ritel pasar Mintel menjelaskan bahwa warna cerah dan menarik dari ube sangat fotogenik, menjadikannya sangat cocok untuk dipromosikan di berbagai platform media sosial.

Di Inggris, misalnya, tampilan minuman ube yang memikat secara visual dilaporkan berhasil meningkatkan minat konsumen untuk mencobanya hingga 49%.

Advertisement

Menyikapi tingginya minat terhadap minuman ube di berbagai penjuru Eropa, brand minuman ternama seperti Starbucks dan Costa mulai memperkenalkan minuman berbasis ubi ungu di gerai-gerai mereka di Inggris. Juru bicara Starbucks mengungkapkan bahwa warna ube yang memukau berkontribusi pada pengenalan bahan ini, seiring dengan upaya para koki, toko roti, dan kafe di seluruh dunia yang menjadikannya sebagai salah satu bahan kreasi kuliner yang menarik.

Variasi Ube dalam Menu Minuman dan Makanan

Seperti yang telah disebutkan, Starbucks dan Costa bukan satu-satunya yang mulai menjadikan ube sebagai bahan utama dalam menu minuman mereka. Sebuah kafe di Korea Selatan juga tak ketinggalan mengenalkan ube sebagai bahan dasar untuk aneka minuman dan makanan ringan.

Salah satu kafe yang berhasil menarik perhatian adalah Twosome Place di Korea Selatan. Mereka memperkenalkan rangkaian produk yang memanfaatkan ubi ungu, seperti latte dan milkshake. Dalam perilisannya di Daegu, Korea Selatan, Twosome Place menghadirkan varian seperti ube abak, ube latte, dan ube shake.

Ube abak sendiri merupakan hidangan penutup yang unik, terdiri dari remahan Oreo, ganache, dan mascarpone ube, yang kemudian dilapisi dengan kue. Hidangan ini menawarkan rasa manis dengan tekstur kental dan warna ungu yang khas.

Kini, tren minuman ube perlahan namun pasti semakin disukai banyak orang, berkat kombinasi rasa lezat dan tampilan visual yang sangat menarik.

Advertisement