Regional

Konflik Iran Vs AS Memanas, 5 WNI Asal Jatim Dipulangkan

Advertisement

SURABAYA, Kompas.com – Lima warga negara Indonesia (WNI) asal Jawa Timur telah dipulangkan ke tanah air menyusul eskalasi ketegangan konflik di Timur Tengah. Kelima WNI tersebut, yang terdiri dari empat orang dewasa dan satu bayi, tiba di Indonesia dan difasilitasi kepulangannya ke daerah asal masing-masing di Jawa Timur.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur, Muchamad Arif Ardiansyah, menjelaskan bahwa proses pemulangan ini dilakukan secara bertahap. “Pemulangan ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan KBRI, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah agar berjalan tertib,” ujar Arif pada Senin (20/4/2026).

Asal Daerah dan Proses Kepulangan

Kelima WNI yang dipulangkan berasal dari beberapa wilayah di Jawa Timur, yaitu Bondowoso, Situbondo, dan Kota Malang. Setibanya di Indonesia, mereka terlebih dahulu tiba di Jakarta sebelum difasilitasi untuk melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.

Proses pemulangan ini diawali oleh Kementerian Luar Negeri melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran yang melakukan evakuasi terhadap WNI dari wilayah yang terdampak konflik. Selanjutnya, Badan Penghubung Jawa Timur mengoordinasikan perjalanan mereka menuju Surabaya.

Advertisement

Setibanya di Surabaya, Dinsos Jatim mengambil alih untuk memulangkan para WNI ke daerah asal masing-masing. Hal ini dilakukan dengan berkoordinasi bersama dinas sosial di tingkat kabupaten dan kota.

Kesiapan Antisipasi Pemulangan Susulan

Arif menambahkan bahwa Dinsos Jawa Timur siap untuk memfasilitasi jika ada tambahan WNI asal Jawa Timur yang dipulangkan dari Iran. “Jika nantinya ada tambahan pemulangan warga asal Jawa Timur, kami akan menyesuaikan fasilitasi dengan kebutuhan di lapangan agar prosesnya tetap berjalan lancar,” katanya.

Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan KBRI di Teheran, Badan Penghubung Jatim, serta dinas sosial di daerah terus ditingkatkan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pemulangan lanjutan warga negara Indonesia yang berada di Iran.

Advertisement