Tekno

Menperin: AirTag “Made in Batam” Sudah Diekspor ke AS

Advertisement

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengumumkan bahwa produk pelacak AirTag buatan Apple yang diproduksi di Batam, Kepulauan Riau, telah berhasil menembus pasar ekspor Amerika Serikat (AS). Produksi AirTag di Batam dan komponen AirPods Max di Bandung dilaporkan telah berjalan sesuai rencana.

“Produksi AirTag dan AirPods Max di Bandung sudah berjalan. Saya sempat diundang untuk melihat langsung, namun belum memiliki waktu (meninjau),” ujar Agus di sela peresmian Apple Developer Institute di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Agus menambahkan, “Kegiatannya sudah dimulai dan bahkan sudah mulai ekspor ke Amerika.”

AirTag merupakan perangkat pelacak ringkas yang dikembangkan oleh Apple untuk membantu pengguna menemukan barang-barang pribadi yang hilang, seperti kunci, tas, atau dompet. Perangkat ini beroperasi dengan memanfaatkan jaringan “Find My” Apple, yang terkoneksi dengan jutaan perangkat Apple lainnya di seluruh dunia untuk melacak lokasi AirTag secara anonim dan aman.

Menperin menilai keputusan Apple memproduksi AirTag di Batam sebagai wujud komitmen jangka panjang perusahaan dalam memperkuat ekosistem industri teknologi di Indonesia. Ia berharap fasilitas produksi ini dapat membuka peluang peningkatan ekspor produk bernilai tambah tinggi.

Advertisement

Dengan dimulainya ekspor AirTag dari Batam ke Amerika Serikat, Indonesia dinilai mulai mengambil peran yang lebih signifikan dalam rantai pasok global produk teknologi Apple.

Investasi dan Kontribusi Global

Sebelumnya, Apple diketahui menyepakati investasi senilai 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 16 triliun untuk membangun pabrik AirTag di Batam pada awal 2025. Laporan Bloomberg merinci bahwa pabrik AirTag di Batam berkontribusi menghasilkan 20 persen dari total produksi AirTag secara global.

Pabrik ini juga diproyeksikan akan menciptakan lapangan kerja baru, dengan mempekerjakan sekitar 1.000 pekerja pada tahap awal operasinya. Selain fasilitas produksi AirTag di Batam, investasi senilai 1 miliar dollar AS tersebut juga dialokasikan untuk mendirikan pabrik di Bandung, Jawa Barat, yang menjadi lokasi produksi komponen mesh AirPods Max.

Advertisement