AMBON, KOMPAS.com — Munculnya nama Mossad Kennedy Refra, putra dari terpidana kasus pembunuhan berencana Jhon Kei, sebagai calon kuat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara menjelang Musyawarah Daerah (Musda) setempat menarik perhatian. Mossad, yang akrab disapa MKR, dikabarkan telah menggalang dukungan dari sejumlah pemilik suara di wilayah tersebut.
Kehadiran MKR di Maluku Tenggara dua hari lalu semakin memperkuat spekulasi pencalonannya. Dalam sebuah video yang beredar, ia terlihat disambut meriah oleh puluhan pendukung setibanya di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur. Sambutan ini mengindikasikan adanya basis dukungan yang telah ia bangun.
Golkar Tunggu Pendaftaran Resmi
Sekretaris DPD Partai Golkar Maluku, Anos Jeremias, menyatakan bahwa pihaknya belum dapat mengonfirmasi pencalonan MKR. Hal ini dikarenakan proses pendaftaran calon ketua secara resmi belum dibuka oleh panitia Musda.
“Kalau terhadap itu, nanti ditanyakan ke panitia karena belum ada laporan. Memang ada informasi, tapi dia belum daftar, jadi kami belum bisa berkomentar,” ujar Anos saat dihubungi Kompas.com, Senin (20/4/2026).
Anos menegaskan, kepastian mengenai siapa saja yang akan maju sebagai calon ketua baru dapat diketahui setelah pendaftaran resmi dibuka dan para kandidat menyampaikan niatnya secara formal.
Musda Tertunda Akibat Duka
Pelaksanaan Musda Partai Golkar Maluku Tenggara saat ini masih tertunda. Penundaan ini terjadi menyusul peristiwa tragis meninggalnya Ketua DPD Golkar setempat, Agrapinus Rumatora, yang akrab disapa Nus Kei. Nus Kei ditemukan tewas ditikam di kawasan Bandara Karel Sadsuitubun pada Minggu (19/4/2026).
Sebelum insiden penikaman tersebut, panitia Musda memang belum membuka proses pendaftaran calon ketua. “Kalau sudah buka pendaftaran dan ada yang mendaftar, baru kita bisa tahu siapa saja yang akan maju,” jelas Anos.
Terkait kasus penikaman yang merenggut nyawa Nus Kei, pihak kepolisian dilaporkan telah menangkap dua orang terduga pelaku. Hingga kini, tim penyidik masih terus mendalami motif di balik peristiwa yang menggemparkan tersebut.





