BANYUWANGI, Jawa Timur – Di tengah kemeriahan festival budaya dan keindahan alam ikonik yang kerap menjadi sorotan utama pariwisata Banyuwangi, Desa Sumbergondo di Kecamatan Glenmore menawarkan alternatif pengalaman sore yang intim dan hangat. Konsep menikmati senja sambil menyeruput kopi di pinggir sungai kini menjadi daya tarik baru yang semakin diminati.
Aliran sungai yang jernih, berpadu dengan lanskap sawah hijau yang membentang luas, menciptakan latar yang sempurna bagi siapa pun yang ingin melepaskan penat. Kehadiran deretan lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) semakin melengkapi suasana, menyajikan aneka camilan hingga kopi lokal yang menggoda selera.
Daya Tarik Senja dan Kopi Lokal
Pada Minggu sore, 19 April 2026, kawasan ini dipadati pengunjung dari berbagai kalangan. Dari anak muda yang sibuk mengabadikan momen dengan gawai mereka, hingga keluarga yang mencari waktu berkualitas bersama. Duduk di tepian sungai yang tertata rapi, pengunjung larut dalam kenikmatan kopi hangat, ditemani semilir angin dan cahaya matahari yang perlahan meredup di ufuk barat.
“Ada sunset yang sangat bagus, sungainya juga bersih. Betah banget di sini,” ujar Aya, salah seorang pengunjung. Ia menambahkan bahwa pengelolaan sungai menjadi destinasi wisata ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar, membuka peluang perputaran ekonomi baru.
Geliat ekonomi tersebut terlihat nyata pada para pelaku UMKM yang kian menjamur di sepanjang aliran sungai. Salah satunya adalah Muhammad Bagas Primaumbara, yang sejak tahun 2022 memilih berjualan kopi di lokasi tersebut.
Berbeda dari kedai kopi pada umumnya, Bagas menyajikan kopi khas Glenmore yang dipasok langsung dari petani lokal. Baginya, berjualan di pinggir sungai bukan hanya tentang mencari penghasilan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kualitas kopi daerahnya kepada khalayak yang lebih luas.
“Harapannya kopi lokal Glenmore bisa makin dikenal. Kualitasnya bagus dan layak bersaing,” tuturnya dengan optimis.
Sensasi Adrenalin di Arus Sungai
Tak hanya menawarkan suasana santai, Sumbergondo juga menyajikan aktivitas yang memicu adrenalin. Pengunjung dapat merasakan sensasi tubing, menyusuri sungai sejauh kurang lebih satu kilometer.
Air yang jernih dengan arus yang cukup menantang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencari petualangan. “Saya coba tubing, cukup Rp 15.000 sudah dapat perlengkapan lengkap. Seru banget,” ungkap Deandra Pitaloca, seorang wisatawan asal Banyuwangi yang merasakan langsung keseruan aktivitas ini.
Perpaduan antara wisata santai dan aktivitas yang memacu adrenalin inilah yang membuat Sumbergondo semakin diminati. Kawasan ini menjadi contoh nyata bagaimana potensi alam, kekuatan UMKM, dan pengembangan pariwisata dapat tumbuh bersama, menciptakan pengalaman yang unik dan berkesan bagi pengunjung.
Menutup hari dengan secangkir kopi di tepi sungai, ditemani langit jingga yang perlahan meredup, Sumbergondo menawarkan cara menikmati Banyuwangi dari sisi yang berbeda, sederhana namun sarat makna.






