Travel

Syarat Masuk Vietnam 2026, Wajib Isi Kartu Kedatangan Digital

Advertisement

Pemerintah Vietnam mulai mewajibkan pelaku perjalanan asing untuk mengisi kartu kedatangan digital sebagai bagian dari upaya modernisasi sistem imigrasi. Kebijakan ini sejalan dengan langkah serupa yang telah diterapkan oleh negara-negara Asia lain seperti India, China, Korea Selatan, dan Indonesia.

Menurut Kantor Imigrasi Kota Ho Chi Minh City, seluruh warga negara asing (WNA), terlepas dari status visa mereka, wajib menyampaikan data pribadi melalui kartu kedatangan digital sebelum tiba di Vietnam. Aturan ini mulai berlaku pada Rabu (15/4/2026) dan saat ini diterapkan secara eksklusif di Bandara Internasional Tan Son Nhat, pintu masuk tersibuk di Vietnam.

Setelah proses pengisian disetujui, pelaku perjalanan akan menerima kode QR yang harus ditunjukkan kepada petugas imigrasi setibanya di bandara.

Mempercepat Proses Imigrasi

Penerapan kartu kedatangan digital ini bertujuan untuk mempercepat prosedur imigrasi dan mengurangi antrean panjang yang kerap terjadi di Bandara Internasional Tan Son Nhat. Dalam beberapa tahun terakhir, waktu tunggu di imigrasi bisa memakan waktu 30 hingga 45 menit, bahkan mencapai satu hingga dua jam saat jam sibuk, dengan laporan antrean mencapai lebih dari 500 orang.

Pihak berwenang menyatakan bahwa sistem digital ini memungkinkan petugas untuk mengakses data penumpang secara elektronik melalui kode QR, sehingga meminimalkan proses input data secara manual.

Meskipun demikian, aturan ini sementara hanya berlaku di Bandara Internasional Tan Son Nhat dan belum diterapkan di bandara lain di Vietnam.

Advertisement

Ketentuan Pengisian

Kartu kedatangan digital ini hanya dapat diisi untuk jadwal kedatangan dalam kurun waktu 72 jam sebelum tiba di Vietnam. Jika pelaku perjalanan lupa mengisinya sebelum keberangkatan, mereka masih dapat mengisinya saat tiba. Namun, hal ini berpotensi menambah waktu antrean di imigrasi.

Kebijakan ini juga berlaku bagi warga negara Vietnam yang berada di luar negeri dan menggunakan visa. Namun, aturan ini tidak berlaku bagi warga negara Vietnam yang menggunakan paspor Vietnam, serta bagi penumpang transit yang tidak melalui proses imigrasi.

Tahapan Pengisian Kartu Kedatangan Digital

Proses pengisian formulir daring ini terdiri dari empat tahap utama:

  1. Informasi Pribadi: Pelaku perjalanan diminta mengisi data seperti nomor paspor, tanggal kedaluwarsa, nama lengkap, jenis kelamin, tanggal lahir, kewarganegaraan, nomor telepon, dan alamat e-mail. Unggah foto paspor juga dimungkinkan untuk mengisi data secara otomatis. Bagi yang memerlukan visa, wajib mencantumkan jenis dokumen masuk (e-visa, pembebasan visa, atau izin tinggal) beserta nomor dan masa berlakunya.
  2. Informasi Perjalanan: Pengisian mencakup negara asal, tujuan kunjungan, moda transportasi, nomor penerbangan atau kendaraan, serta detail akomodasi di Vietnam.
  3. Verifikasi: Data yang telah diisi harus ditinjau ulang dan diverifikasi melalui kode OTP yang akan dikirimkan ke alamat e-mail.
  4. Konfirmasi: Setelah validasi berhasil, sistem akan menghasilkan konfirmasi berupa nomor file dan kode QR yang dapat diunduh.

Potensi Perluasan

Kebijakan ini merupakan proyek percontohan yang berpotensi diperluas ke wilayah lain, termasuk Hanoi dan Da Nang. Meskipun saat ini fokusnya pada Bandara Internasional Tan Son Nhat, formulir digital tersebut telah dirancang untuk mencakup moda perjalanan udara, darat, dan laut.

Maskapai penerbangan dan agen perjalanan diimbau untuk menginformasikan aturan ini kepada para pelaku perjalanan sebelum keberangkatan. Diperkirakan, penerapan sistem digital ini masih akan menghadapi kendala awal seiring dengan proses adaptasi dari petugas imigrasi maupun para pelancong.

Advertisement