Barcelona Siap Hadapi Celta Vigo di Tengah Ambisi Juara La Liga
Barcelona akan menjamu Celta Vigo dalam lanjutan pekan ke-33 Liga Spanyol 2025-2026 di Stadion Camp Nou, Kamis (23/4/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi krusial bagi “Blaugrana” untuk mempertahankan posisi puncak klasemen, setelah tersingkir dari Liga Champions.
Pasukan asuhan Hansi Flick kini mengalihkan seluruh fokusnya untuk perburuan gelar La Liga. Meski demikian, Barcelona menegaskan tidak akan menganggap remeh Celta Vigo, yang juga baru saja tersingkir dari Liga Europa.
Flick Waspadai Celta Vigo
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui bahwa setiap pertemuan dengan Celta Vigo selalu menghadirkan tantangan tersendiri bagi timnya. Ia menekankan pentingnya para pemain untuk menampilkan performa terbaik demi meraih kemenangan di kandang sendiri.
“Setiap pertandingan melawan Celta sangat menantang bagi kami. Ini tidak akan mudah, karena mereka selalu bermain bagus dan mampu mengontrol tempo permainan dengan baik. Kami harus bermain sebaik mungkin,” ujar Flick, dikutip dari situs resmi Barcelona.
Berjuang Hingga Akhir Demi Gelar
Saat ini, Barcelona memimpin klasemen La Liga dengan 79 poin, hanya unggul tipis dari Real Madrid yang membuntuti di posisi kedua. Meskipun demikian, Barcelona tidak ingin terlena dan bertekad untuk memaksimalkan setiap sisa pertandingan dengan raihan poin penuh.
“Kita harus melangkah selangkah demi selangkah. Ini akan sulit karena Real Madrid akan berjuang sampai akhir,” tambah Flick.
Flick menegaskan bahwa perjuangan Barcelona untuk meraih gelar juara belum usai. Ia berjanji timnya akan memberikan segalanya untuk para penggemar.
“Kita harus memberikan yang terbaik. Kami ingin memenangkan La Liga, tetapi belum selesai. Kami akan memberikan segalanya untuk para penggemar,” jelasnya.
Sisi Positif di Balik Kekecewaan Liga Champions
Tersingkirnya Barcelona dari Liga Champions memang menyisakan kekecewaan bagi seluruh elemen tim, termasuk Hansi Flick. Namun, pelatih asal Jerman itu melihat adanya sisi positif dari kegagalan di kompetisi Eropa tersebut.
“Tersingkir memang menyakitkan, tetapi itu memberi kami energi untuk beberapa pertandingan berikutnya,” kata Flick.
Flick menambahkan bahwa jeda istirahat beberapa hari setelah tersingkir dari Liga Champions membantu para pemain menjernihkan pikiran dan mengembalikan semangat tim. Ia menekankan bahwa tim dalam kondisi mental yang baik dan terus belajar dari setiap kekalahan.
“Kami telah beristirahat beberapa hari dan itu membantu kami menjernihkan pikiran. Tim dalam semangat yang baik dan selalu belajar dari kekalahan,” tuturnya.
Flick tidak ingin kekecewaan di Liga Champions berlarut-larut. Ia melihat para pemain saling mendukung untuk bangkit di sisa musim ini.
“Kami seperti keluarga, dan itu fantastis.”
“Kami ingin menampilkan permainan sepak bola terbaik kami. Kami memiliki tim yang fantastis dan atmosfernya sangat positif, dan kami ingin menerjemahkannya ke lapangan,” ujar Flick.
“Kami akan terus berusaha sampai kami mencapainya.”






