Regional

Cadangan Gas Bumi Raksasa Ditemukan di Kaltim, Potensi 5 Triliun Kaki Kubik

Advertisement

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan penemuan cadangan gas bumi berkapasitas besar di Sumur Geliga-1, Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan perkiraan cadangan mencapai 5 triliun kaki kubik (Tcf) gas dan 300 juta barel kondensat.

Pengumuman ini disampaikan Bahlil dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, pada Senin (20/4/2026). Ia menekankan pentingnya temuan ini di tengah kondisi global yang tengah menjaga cadangan energi.

“Di era kondisi dunia yang hampir semua dunia sekarang menjaga cadangan mereka, sekali lagi kita bersyukur kepada Tuhan bahwa (penemuan) ini anugerah yang diberikan,” ujar Bahlil, mengutip Antara.

ENI Tambah Jejak Eksplorasi di Cekungan Kutai

Sumur Geliga-1 dibor hingga kedalaman sekitar 5.100 meter di bawah permukaan laut, dengan kedalaman air mencapai 2.000 meter. Penemuan ini menambah daftar keberhasilan eksplorasi yang dilakukan oleh perusahaan energi Italia, ENI, di Cekungan Kutai.

Sebelumnya, ENI telah menemukan cadangan di Geng North pada tahun 2023 dan Sumur Konta-1 pada tahun 2025. Blok Ganal sendiri dioperasikan oleh ENI dengan kepemilikan 82 persen, sementara 18 persen sisanya dikuasai oleh Sinopec.

Bahlil menambahkan bahwa hasil eksplorasi ini akan ditindaklanjuti dengan pengembangan lebih lanjut, termasuk potensi eksplorasi di wilayah lain.

Advertisement

“Ini adalah hasil eksplorasi dan setelah ini mereka juga akan melakukan pengembangan untuk melakukan eksplorasi dari beberapa wilayah lain selain daripada wilayah Kalimantan Timur,” kata Bahlil.

Proyeksi Produksi Gas ENI Meningkat Signifikan

Menteri ESDM memproyeksikan produksi gas dari ENI akan mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Pada tahun 2028, produksi puncak diperkirakan mencapai 2.000 MMSCFD, melonjak dari kisaran 600 hingga 700 MMSCFD saat ini.

Target produksi terus didorong hingga mencapai 3.000 MMSCFD pada tahun 2030. Peningkatan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan gas domestik.

Sebelumnya, penemuan potensi gas juga terjadi di Sumur Gula dengan estimasi sekitar 2 Tcf gas dan 75 juta barel kondensat. Jika digabungkan, kedua temuan ini diperkirakan mampu menambah produksi harian hingga 1.000 MMSCFD gas dan 90.000 barel kondensat.

Penemuan cadangan gas bumi di Geliga ini tidak hanya memperkuat potensi sistem gas di Cekungan Kutai, tetapi juga menunjukkan stabilitas sumber daya di wilayah eksplorasi tersebut. Bahlil menegaskan bahwa temuan ini membuktikan adanya sistem gas dan stabilitas sumber daya yang signifikan di wilayah yang dieksplorasi.

Advertisement