Lifestyle

Cara Modern Bikin Membersihkan Karang Gigi Tak Ngilu Lagi

Advertisement

Membersihkan karang gigi, atau scaling, merupakan prosedur rutin yang krusial untuk mencegah gigi berlubang akibat penumpukan plak. Namun, bagi banyak orang, proses ini kerap diwarnai rasa tegang dan ngilu, terutama saat mendengar suara alat logam mengorek karang gigi. Kini, kemajuan teknologi kedokteran gigi menawarkan alternatif yang lebih nyaman dan minim rasa sakit melalui metode Guided Biofilm Therapy (GBT) dengan airflow.

Dokter Gigi Fadhila Maharani dari Smart Dental Jakarta menjelaskan bahwa metode GBT memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan scaling konvensional. “Secara alat memang berbeda, GBT ini menggunakan airflow, yaitu kombinasi dari pressure (tekanan), air, dan juga power. Bentuknya seperti semprotan mikro,” ujar drg. Fadhila dalam acara temu media di Jakarta pada (17/4/2026).

Dengan teknologi airflow, proses pembersihan karang gigi menjadi lebih presisi dan nyaman. “Jadi pembersihannya bukan cuma ke karang gigi dan plak, tapi juga sampai ke stain (noda di permukaan gigi). Benar-benar detail,” tuturnya.

Berbeda dengan scaling konvensional yang mengandalkan kuret logam untuk mengerok karang gigi, yang seringkali menimbulkan rasa ngilu atau tidak nyaman, metode modern ini diklaim minim rasa sakit. drg. Fadhila menambahkan bahwa prosedur ini aman bahkan bagi gusi sensitif. “Prosedur ini dapat mengurangi rasa takut dan tidak nyaman, atau rasa ngilu pada gigi,” katanya.

Pergeseran Tren Perawatan Gigi Urban

Kemajuan teknologi turut mendorong pergeseran tren perawatan gigi di kalangan masyarakat urban. Kini, fokus tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga pencegahan, estetika, dan kenyamanan pasien.

“Kami juga melihat adanya perubahan dalam perawatan gigi, kalau dulu orang ke dokter gigi biasanya ketika sakit saja, sekarang pasien datang agar giginya lebih estetik. Ini dianggap penting karena memengaruhi cara kita berkomunikasi dengan orang,” kata drg. Hakeke Madeva dalam kesempatan yang sama.

Advertisement

Menurut drg. Madeva, perawatan yang kini diminati meliputi scaling airflow, penggunaan aligner sebagai alternatif kawat gigi, pemutihan gigi, serta veneer. Kehadiran teknologi dinilai mampu membuat perawatan gigi menjadi lebih presisi, nyaman, dan efisien.

Head of Marketing SMART Dental Group, Rachma Nadya, menekankan pentingnya kemajuan teknologi kedokteran gigi seiring dengan pertumbuhan industri kesehatan. “Smart Dental menghadirkan berbagai teknologi digital untuk mendukung proses diagnosis dan perawatan yang lebih akurat,” ujarnya.

Salah satu inovasi yang ditawarkan adalah 3Shape TRIOS Intraoral scanners, sebuah pemindai digital yang menggantikan proses pencetakan gigi konvensional. “Ini memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pasien sekaligus meningkatkan akurasi dalam perencanaan perawatan,” jelas Nadya.

Perawatan merapikan gigi transparan menggunakan orthodontic digital aligner juga semakin populer. “Alur perawatan kini menjadi jauh lebih efisien dan terprediksi,” tambahnya.

Nadya menambahkan bahwa nilai sebuah teknologi dalam perawatan gigi tidak hanya diukur dari harga, melainkan juga dari faktor kenyamanan dan keberhasilan jangka panjang. “Penggunaan teknologi dan bahan-bahan terbaik yang sudah teruji bisa meminimalkan komplikasi dan keberhasilan terapi,” pungkasnya.

Advertisement