Tim bulu tangkis Indonesia akan diperkuat sejumlah pemain debutan dalam gelaran Piala Thomas dan Uber 2026, di mana salah satu pasangan ganda putra senior menjadi sorotan utama. Berbeda dengan mayoritas debutan yang masih berusia muda, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menjadi satu-satunya pasangan ganda putra non-pelatnas yang untuk pertama kalinya dipanggil memperkuat Merah Putih di turnamen beregu paling bergengsi tersebut.
Sebelumnya, Sabar/Reza harus bersabar menghadapi persaingan ketat di sektor ganda putra. Mereka kalah bersaing dengan nama-nama seperti Fajar Alfian/Rian Ardianto, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, serta Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Baru pada tahun ini, kesempatan untuk membela Tanah Air di ajang Piala Thomas terbuka bagi mereka.
Usia Sabar yang kini menginjak 30 tahun dan Reza yang berusia 28 tahun tidak menjadi penghalang. Keputusan federasi untuk memanggil mereka didasari oleh performa impresif yang menempatkan Sabar/Reza sebagai salah satu ganda putra terbaik dunia, menduduki peringkat kesembilan. Posisi ini menjadikan mereka ganda putra terbaik kedua Indonesia setelah Fajar/Fikri yang berada di peringkat ketiga.
Tekad Membara Sabar/Reza
Kepastian masuk dalam skuad Piala Thomas 2026 disambut penuh suka cita oleh Sabar Karyaman Gutama.
“Pastinya senang banget dikasih kesempatan bisa gabung di Piala Thomas,” ujar Sabar Karyaman saat ditemui di Pelatnas PBSI beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, “Mudah-mudahan kami bisa memberikan kontribusi yang baik, yang maksimal, bisa menyumbang poin untuk Indonesia. Dan semoga tim Indonesia bisa merebut Piala Thomas 2026.”
Pengalaman membela Indonesia di SEA Games 2025 kategori beregu pada Desember lalu menjadi bekal berharga bagi Sabar/Reza. Dalam ajang tersebut, mereka berhasil mempersembahkan medali emas.
“Pengalaman di SEA Games kemarin menjadi modal yang baik bagi kami,” timpal Moh Reza Pahlevi.
Advertisement
Reza juga meyakini kualitas latihan yang dijalani timnya telah meningkat. “Kami juga sudah berlatih di pelatnas sejak sebelum Kejuaraan Asia jadi secara kualitas latihan pasti lebih baik,” imbuhnya.
Debutan Lain di Skuad
Selain Sabar/Reza, terdapat enam debutan lainnya yang turut menghiasi skuad Indonesia untuk Piala Thomas dan Uber 2026. Enam pemain tersebut terbagi rata, tiga di tim putra dan tiga di tim putri.
Tim Putra
Dari sektor putra, selain Sabar/Reza, ada nama Mohammad Zaki Ubaidillah. Pemain muda yang akrab disapa Ubed ini diprediksi akan mengisi posisi tunggal ketiga, di mana ia bisa bergantian dengan Anthony Sinisuka Ginting tergantung kebutuhan tim.
Pasangan ganda putra debutan lainnya adalah Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin. Keduanya mulai menunjukkan performa menanjak, terutama setelah berhasil menjuarai Australian Open 2025.
Tim Putri
Di kubu tim putri, tiga debutan yang akan merasakan atmosfer Piala Uber adalah Thalita Ramadhani Wiryawan, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, dan Febi Setianingrum.
Thalita dan Dhinda masih tergolong baru di kancah elite internasional. Sementara itu, Febi Setianingrum yang memiliki spesialisasi di nomor ganda putri bersama pasangannya, Rachel Allessya Rose, menunjukkan lonjakan performa signifikan. Peringkat mereka terus merangkak naik mendekati Top 10 ganda putri dunia, menjadikan mereka pasangan yang patut diperhitungkan di Piala Uber 2026.






