Regional

Kondisi SDN di Majalengka Sebelah SPPG Jadi Perhatian, Wamendikdasmen Janji Percepat Revitalisasi

Advertisement

JAKARTA, CNN INDONESIA — Pemerintah pusat melalui Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menyoroti kondisi SDN 2 Gandawesi di Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Sekolah yang sempat menjadi sorotan publik akibat kontrasnya fasilitas dengan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebelahnya, dipastikan masuk dalam daftar prioritas revitalisasi pada tahun 2026.

Komitmen ini disampaikan Fajar saat melakukan peninjauan di SDN 4 Majalengka pada Selasa (21/4/2026). Ia menegaskan bahwa pemerintah akan mempercepat proses perbaikan infrastruktur sekolah, khususnya bagi bangunan yang mengalami kerusakan berat.

Target Revitalisasi Sekolah Rusak Berat

Fajar Riza Ul Haq menyatakan, pemerintah menargetkan perbaikan sekitar 71.000 sekolah yang masuk kategori rusak berat sepanjang tahun 2026. Angka ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan capaian tahun 2025 yang berhasil menyelesaikan revitalisasi di sekitar 16.000 sekolah.

“Pemerintah menargetkan perbaikan sekitar 71.000 sekolah rusak berat sepanjang 2026. Target ini meningkat tajam dibandingkan capaian tahun 2025 yang menyelesaikan revitalisasi di sekitar 16.000 sekolah,” ujar Fajar dalam keterangan tertulis yang diterima CNN Indonesia, Rabu (22/4/2026).

Sebelumnya, SDN 2 Gandawesi menjadi viral setelah publik menyoroti kondisi bangunannya yang kumuh dan tidak terawat. Kondisi ini terlihat sangat mencolok jika dibandingkan dengan bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada tepat di sebelahnya.

Bangunan SDN 2 Gandawesi yang bercat krem dengan aksen merah pada bagian bawahnya tampak kotor dan dipenuhi coretan vandalisme. Pemandangan ini sangat berbanding terbalik dengan fasilitas dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berdiri megah, bersih dengan cat biru-putih, serta memiliki halaman yang rapi.

Bantuan Teknologi Pendidikan Turut Disalurkan

Selain fokus pada perbaikan fisik, Fajar memastikan bahwa pemerintah juga akan menyalurkan bantuan teknologi pendidikan. Pendistribusian papan tulis digital interaktif (interactive flat panel) secara bertahap akan dilakukan untuk mendukung transformasi digital dan meningkatkan keterlibatan siswa di dalam kelas.

Advertisement

Fajar berharap, perbaikan fasilitas ini dapat mendongkrak standar literasi dan numerasi nasional. Ia juga menekankan bahwa intervensi ini merupakan bukti kehadiran negara dalam menjamin kenyamanan belajar siswa, terutama di sekolah-sekolah bersejarah.

“Intervensi ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin kenyamanan belajar siswa, khususnya di sekolah-sekolah yang memiliki nilai sejarah tinggi seperti di SDN 4 Majalengka ini,” ungkap Fajar.

SDN 4 Majalengka Juga Masuk Prioritas

Dalam kunjungan tersebut, Fajar juga mengonfirmasi bahwa SDN 4 Majalengka masuk dalam daftar prioritas revitalisasi tahun ini. Keputusan ini diambil mengingat kondisi fisik sekolah yang merupakan bangunan lama dan termasuk kategori cagar budaya, sehingga memerlukan penanganan khusus agar tetap layak dan aman digunakan.

“Langkah ini diambil mengingat kondisi fisik sekolah yang merupakan bangunan lama dan termasuk kategori cagar budaya, sehingga memerlukan penanganan khusus agar tetap layak dan aman digunakan untuk proses belajar mengajar,” jelasnya.

Apresiasi dari Dinas Pendidikan Majalengka

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Majalengka, Muhamad Umar Ma’ruf, mengapresiasi langkah cepat Wamendikdasmen yang turun langsung melihat kondisi infrastruktur di daerahnya. Ia berharap revitalisasi ini dapat berlanjut ke sekolah-sekolah lain yang membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana.

“Semoga revitalisasi ini dapat berlanjut ke sekolah-sekolah lain di Majalengka yang juga membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana,” kata Umar.

Advertisement