KUPANG, KOMPAS.com – Getaran gempa bermagnitudo 6 mengguncang Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (21/4/2026) siang. Peristiwa ini membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Damianus Siki, salah seorang warga Kelurahan Kefamenanu Utara, menggambarkan guncangan gempa terasa begitu kuat. “Gempa keras sekali. Kami semua lari keluar dari rumah,” ujarnya kepada Kompas.com, Senin siang. Ia menambahkan, getaran gempa berlangsung cukup lama, diperkirakan sekitar 10 detik. Saat ini, Damianus masih melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bangunan rumahnya yang kemungkinan terdampak.
Pengalaman serupa juga dirasakan oleh warga lainnya, Sefnat Besie. Ketika gempa terjadi, Sefnat sedang berada di Markas Polres TTU untuk sebuah kegiatan wawancara. “Tadi kami ada kegiatan wawancara di Polres. Kami semua lari tunggang langgang keluar dari gedung kantor,” tuturnya. Sefnat memperkirakan durasi getaran gempa berlangsung antara 6 hingga 9 detik. Ia berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan situasi pasca-gempa, termasuk jika ada kerusakan bangunan yang terdeteksi.
Gempa Magnitudo 6 Guncang Timor Tengah Utara
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi dengan magnitudo 6 mengguncang wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara, yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste.
Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, mengonfirmasi bahwa gempa tektonik tersebut terjadi pada pukul 11.17 WITA. “Gempa tektonik di Timor Tengah Utara terjadi tadi pada pukul 11.17 WITA,” kata Arief kepada Kompas.com, Selasa siang.
Menurut Arief, episenter gempa berlokasi di laut, tepatnya pada koordinat 8,99 derajat lintang selatan dan 124,20 derajat bujur timur. Gempa ini terjadi pada kedalaman 31 kilometer, dengan jarak 67 kilometer arah barat laut dari Kabupaten Timor Tengah Utara.






