SURABAYA, JURNALISME INDONESIA — Delapan rumah di Jalan Kupang Segunting IV, Kelurahan Dr Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur, dilalap si jago merah pada Selasa (21/4/2026) siang. Kebakaran yang dilaporkan sekitar pukul 12.00 WIB tersebut berlangsung hebat dan membutuhkan penanganan segera dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya.
Kepala DPKP Surabaya, Laksita Rini Sevriani, menyatakan bahwa respons cepat dikerahkan untuk memadamkan api. “Unit yang berangkat ada 12 Unit Tempur ditambah 6 Unit Tim Rescue. Ada bantuan 4 unit tangki air DLH (Dinas Lingkungan Hidup),” ujar Rini saat dikonfirmasi, Selasa (21/4/2026).
Tim pemadam yang diterjunkan berasal dari berbagai pos, termasuk Grudo, Pakis TVRI, Pasar Turi, Wiyung, Menur, Sukolilo, Margomulyo, Joyoboyo, Tambak Rejo, dan Pos Pegirian. Rini menjelaskan bahwa api awalnya hanya membakar satu rumah sebelum akhirnya merembet dan menghanguskan tujuh bangunan lainnya.
Api diduga berasal dari korsleting listrik. “Yang terbakar 8 rumah, Jalan Kupang Segunting IV nomor 25, 25 B, 29 ada 4 rumah, rumah Ketua RT dan 29 E. Kebakaran diduga karena korsleting,” jelasnya.
Kendala Akses Jalan
Proses pemadaman sempat menghadapi kendala signifikan akibat sempitnya akses menuju lokasi kebakaran. Petugas harus bekerja ekstra keras menggunakan selang panjang untuk menjangkau titik api.
“Akses ke tempat kebakaran sangat sulit karena gang sempit. Jarak dari lokasi ke jalan raya kurang lebih 100 meter dan lebar jalannya 1 meteran, butuh 6 rol selang,” ungkap Rini.
Korban dan Evakuasi
Meskipun api melalap delapan rumah, Ketua Tim Kerja Operasional Kedaruratan BPBD Surabaya, Arif Sunandar, memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Namun, beberapa pemilik rumah dilaporkan mengalami syok melihat kediaman mereka hangus.
“Pemilik rumah yang terbakar sudah dievakuasi, beberapa ada yang syok. Jadi sudah ada yang dievakuasi ke balai RW, mereka lihat rumahnya yang terbakar syok,” ujar Arif.
Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api yang sempat membesar tersebut sekitar pukul 15.00 WIB. Saat ini, lokasi kebakaran telah dinyatakan kondusif dan dapat dilintasi warga.






