Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Maluku masih menunda penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara. Keputusan ini diambil menyusul berpulangnya Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara sebelumnya.
Sekretaris DPD Partai Golkar Maluku, Anos Jeremias, menyatakan bahwa pihaknya menunda penunjukan Plt sebagai bentuk penghormatan terhadap keluarga dan kader partai yang masih berduka. “Jadi begini, soal usulan DPP (penunjukkan Plt) itu kita menghormati dan menghargai. Tetapi dengan mempertimbangkan situasi keluarga yang masih berduka cita sehingga kita belum membuat keputusan,” ujar Anos kepada Kompas.com pada Selasa (21/4/2026).
Anos menjelaskan bahwa setiap pengambilan keputusan di Partai Golkar memiliki mekanisme tersendiri, termasuk dalam penunjukan Plt Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara. Hingga saat ini, DPD Partai Golkar Maluku belum menggelar rapat untuk membahas persoalan tersebut. “Jadi kami DPD I belum membicarakan Plt di Maluku Tenggara, nanti setelah dibahas baru kita sampaikan,” imbuhnya.
Permintaan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk segera menunjuk Plt Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara memang telah disampaikan. Tujuannya adalah agar proses Musyawarah Daerah (Musda) di wilayah tersebut dapat berjalan lancar. Namun, DPD Golkar Maluku memiliki pertimbangan lain terkait kondisi psikologis dan suasana duka yang masih menyelimuti.
“Jadi yang DPP minta penunjukkan Plt itu terkait percepatan Musda tapi DPD punya pertimbangan lain dan itu tidak mengabaikan permintaan DPP, karena ini soal psikologi dan ini suasananya masih berduka,” jelas Anos.
Permintaan DPP dan Penundaan Musda
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, telah meminta DPD Golkar Maluku untuk segera menunjuk Plt Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara. Hal ini penting agar Musda Golkar di wilayah tersebut dapat segera dilaksanakan. “Karena sebentar lagi akan dilaksanakan Musda, tentu DPD Provinsi akan menunjuk Ketua DPD Maluku Tenggara dan segera mungkin Musda dilaksanakan,” kata Ace di Kantor DPP Partai Golkar di Jakarta, Selasa.
Musda DPD Partai Golkar Maluku sendiri sedianya dijadwalkan akan dilaksanakan pada 23 April 2026. Namun, acara tersebut terpaksa ditunda tanpa batas waktu yang jelas pasca insiden penikaman yang merenggut nyawa Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara, Nus Kei, di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur pada 19 April 2026.
Kronologi Penikaman Nus Kei
Agrapinus Rumatora, yang akrab disapa Nus Kei, menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara. Ia menjadi korban penyerangan dan penikaman oleh orang tak dikenal di kawasan Bandara Karel Sadsuitubun Langgur, Maluku Tenggara. Akibat luka tusuk yang parah di beberapa bagian tubuhnya, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Sayangnya, tak lama kemudian, korban dilaporkan meninggal dunia.
Pasca kejadian tersebut, pihak kepolisian berhasil menangkap dua orang terduga pelaku. Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan dan dipindahkan dari Maluku Tenggara ke Markas Kepolisian Daerah (Polda) Maluku di Ambon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.






