Mayor Infanteri Windra Sanur, seorang prajurit TNI Angkatan Darat dengan rekam jejak yang beragam, kini mengemban tugas baru sebagai Kasdim 0510/Tigaraksa di Kabupaten Tangerang. Perjalanan kariernya yang panjang dimulai dari jenjang bintara, berlanjut ke satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus), hingga akhirnya menjadi bagian dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang bertugas melindungi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Setelah hampir delapan tahun mengawal Presiden Jokowi, Windra Sanur kini siap menapaki babak baru dalam karier militernya di wilayah teritorial.
Jejak Karier Militer: Dari Bintara Menuju Garda Terdepan
Mayor Infanteri Windra Sanur memulai pendidikan militernya setelah lulus dari pendidikan Bintara TNI AD pada tahun 1996. Ia mengawali karier sebagai Sersan Dua dan secara bertahap meraih pangkat hingga Sersan Mayor pada tahun 2008.
Titik balik dalam kariernya terjadi ketika ia bergabung dengan Kopassus. Pada tahun 1999, Windra mengikuti pendidikan spesialisasi penembak runduk (sniper) di Batujajar selama dua bulan. Pengalaman ini kemudian membawanya bertugas di Ambon, di mana ia sempat menjabat sebagai Komandan Peleton Provos Kopassus di Cijantung.
Delapan Tahun Mengawal Presiden Jokowi
Pada tahun 2019, Windra Sanur berhasil lolos seleksi Paspampres dan ditempatkan di Grup A, satuan yang bertanggung jawab langsung atas pengamanan Presiden RI. Sejak saat itu, ia menjadi bagian tak terpisahkan dari tim pengamanan Presiden Joko Widodo dalam berbagai agenda kenegaraan.
Selama periode tersebut, Windra Sanur dikenal selalu berada dalam lingkar pengamanan presiden. Ia juga pernah mengemban amanah sebagai Wakil Komandan Detasemen 4 Grup D Paspampres. Kariernya di Paspampres berjalan paralel dengan kenaikan pangkatnya, dimulai dari Letnan Dua pada tahun 2013, Letnan Satu (2016), Kapten (2021), hingga mencapai pangkat Mayor pada tahun 2025.
Pamitan Emosional dan Tugas Baru di Tigaraksa
Pada hari Selasa, 21 April 2026, Mayor Infanteri Windra Sanur berpamitan langsung kepada Presiden Joko Widodo di Solo. Momen perpisahan tersebut terasa emosional baginya, mengingat kedekatannya dengan presiden selama hampir delapan tahun, terutama sejak periode kedua kepemimpinan Jokowi.
“Beliau sudah menyampaikan harus belajar di luar nyari ilmu dulu. Ya cari pengalaman. Karena saya dinas di Kopassus, Paspampres, dan baru kali ini ke teritorial,” ujar Windra Sanur, mengutip pernyataan yang disampaikan kepada Kompas.com pada Selasa (21/4/2026).
“Pastilah. Hampir delapan tahun sama beliau,” tambahnya, menggambarkan rasa haru yang menyelimuti momen perpisahannya.
Kini, Mayor Infanteri Windra Sanur resmi bertugas sebagai Kasdim 0510/Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Penugasan ini menandai fase baru dalam perjalanan kariernya, memberikan kesempatan untuk menambah pengalaman di bidang kewilayahan setelah lama berkecimpung di satuan pengamanan khusus.






