PALANGKA RAYA, KOMPAS.com – Sebuah insiden kebakaran hebat terjadi di Jalan RTA Milono, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Rabu (22/4/2026) dini hari. Api yang membubung tinggi melalap sebuah rumah toko (ruko) beserta sembilan unit kendaraan yang terparkir di lokasi. Dugaan kuat, peristiwa ini dipicu oleh korsleting pada pompa listrik saat aktivitas pemindahan bahan bakar minyak (BBM).
Menurut Analis Kebakaran Ahli Muda Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Palangka Raya, Sucipto, laporan mengenai kebakaran ini diterima pihaknya sekitar pukul 01.41 WIB. “Saat tiba di lokasi, petugas kami mendapati api sudah membesar dan membakar kendaraan serta ruko,” ujar Sucipto kepada awak media, Rabu pagi.
Api Berawal dari Korsleting Pompa BBM
Sucipto menjelaskan bahwa api diduga berasal dari korsleting pompa listrik yang digunakan untuk memindahkan BBM jenis Pertamax dari satu jeriken ke jeriken lainnya. Pompa tersebut terhubung ke saluran listrik yang terpasang di dinding ruko beton.
“Awal api dari korsleting pompa BBM saat memindahkan BBM Pertamax dari jeriken ke jeriken. Sedangkan pompa tercolok ke saluran listrik di dinding ruko beton,” beber Sucipto.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini bermula ketika pemilik ruko tengah melakukan pemindahan BBM Pertamax dari tangki plastik berkapasitas 1.000 liter menggunakan pompa listrik. Rencananya, BBM tersebut akan dibawa ke Gunung Mas pada pagi harinya.
Saat proses pemindahan berlangsung, tiba-tiba muncul percikan api yang dengan cepat menyambar bahan bakar di sekitarnya. “Rencananya pagi ini jam 01.00 WIB mau dibawa ke Gunung Mas, pada saat pemindahan BBM Pertamax menggunakan pompa minyak, menurut keterangan yang mengerjakan, tiba-tiba muncul percikan api dan menyambar ke BBM Pertamax,” jelas Sucipto.
Api dengan cepat membesar dan merembet. Hal ini diperparah dengan dugaan ledakan pada tangki berisi BBM. Bahan bakar yang tumpah kemudian mengalir hingga ke ruko di sebelah lokasi awal kebakaran.
“Ledakan dari tangki plastik membuat api cepat membesar dan menjalar ke area sekitar, termasuk kendaraan yang terparkir di lokasi,” ucapnya.
Kerugian Materiil Diperkirakan Ratusan Juta Hingga Miliaran Rupiah
Akibat kebakaran tersebut, tiga unit mobil, yang terdiri dari satu pikap dan dua minibus, dilaporkan hangus terbakar. Selain itu, enam unit sepeda motor operasional milik distributor rokok yang berada di ruko sebelah juga tidak luput dari amukan si jago merah.
“Untuk penyebab awal kebakaran sudah mengarah pada korsleting dari pompa listrik yang digunakan saat proses pemindahan BBM,” ujar Sucipto.
Pihak Disdamkarmat Palangka Raya memperkirakan nilai kerugian materiil akibat kejadian ini mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah, mengingat bangunan, kendaraan, dan aset lainnya di lokasi turut terdampak.
Penyelidikan Lanjutan Diserahkan ke Kepolisian
Selanjutnya, penanganan dan proses penyelidikan lebih lanjut mengenai insiden ini diserahkan kepada pihak kepolisian.
“Tahap selanjutnya kami serahkan kepada pihak berwajib untuk penyelidikan dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.






