Regional

Anak 11 Tahun Tenggelam di Pantai Bleberan Cilacap, Ditemukan Meninggal Dunia

Advertisement

CILACAP, KOMPAS.com – Insiden tragis merenggut nyawa seorang bocah 11 tahun di Pantai Bleberan, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Selasa (21/4/2026) sore. Korban ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam saat sedang bermain air di lokasi tersebut.

Korban diketahui bernama Maulana Nahad Zidan, warga Desa Penggalang Kidul, Kecamatan Adipala. Peristiwa nahas itu terjadi ketika Maulana tengah asyik mandi di kawasan pantai sekitar pukul 16.00 WIB.

Koordinator Tim SAR Gabungan, Bima Kalih, membenarkan adanya laporan insiden tersebut. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap menerima informasi dari Kepolisian Sektor (Polsek) Adipala mengenai kejadian ini pada pukul 17.10 WIB.

“Berdasarkan informasi, korban tenggelam sekitar pukul 16.00 WIB saat sedang mandi di pantai,” ujar Bima saat dikonfirmasi pada Selasa malam.

Evakuasi Cepat oleh Warga

Menindaklanjuti laporan, tim rescue Basarnas Cilacap segera bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 17.15 WIB. Namun, sebelum upaya pencarian resmi yang lebih luas dapat dilaksanakan, korban telah ditemukan terlebih dahulu oleh warga sekitar pada pukul 17.28 WIB.

Advertisement

Maulana ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di sekitar area tempat ia tenggelam. Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas gabungan bersama warga setempat menuju Puskesmas Adipala I untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Dengan ditemukannya korban dalam kurun waktu yang relatif singkat, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi dinyatakan ditutup pada pukul 17.50 WIB. Seluruh personel SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Saat proses evakuasi berlangsung, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan. Kejadian ini kembali menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan para wisatawan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di area pantai, serta memastikan pengawasan yang memadai terhadap anak-anak mengingat tingginya risiko gelombang di bibir pantai.

Advertisement