Sebuah momen pernikahan yang seharusnya penuh kebahagiaan di Suzhou, China, pada 31 Maret 2021, berubah menjadi drama keluarga yang tak terduga. Seorang ibu mendapati calon menantunya adalah putri kandungnya yang hilang puluhan tahun lalu, sebuah kejadian langka yang mengundang berbagai reaksi.
Peristiwa mengejutkan ini dilaporkan oleh South China Morning Post pada 8 April 2021. Sang ibu, yang tinggal di wilayah timur China, awalnya merasakan firasat aneh saat melihat calon istri putranya. Kecurigaan itu muncul ketika ia menyadari adanya tanda lahir pada tubuh pengantin wanita yang sangat mirip dengan tanda lahir putrinya saat masih bayi.
Terungkap Melalui Tanda Lahir
Saat acara pernikahan berlangsung, kecurigaan sang ibu semakin kuat. Tanda lahir di tangan mempelai wanita tampak begitu familiar, mengingatkannya pada putrinya yang ia yakini meninggal dunia saat masih bayi beberapa dekade lalu. Berbagai media berbahasa Mandarin melaporkan bahwa tanda lahir tersebut memiliki kemiripan yang nyaris mustahil.
Dengan rasa penasaran yang mendalam, calon ibu mertua itu memberanikan diri bertanya kepada orang tua mempelai wanita. “Apakah Anda mengadopsi putri Anda?” tanyanya. Pertanyaan ini sontak membuat suasana menjadi canggung, mengingat adopsi merupakan rahasia keluarga.
Dilansir dari The Tribune India pada 20 Agustus 2025, fakta bahwa ibu mempelai pria mengetahui rahasia keluarga tersebut menjadi petunjuk krusial. Ketika keluarga perempuan mengiyakan, sang ibu tak kuasa menahan tangis. Ia yakin sepenuhnya bahwa pengantin wanita adalah putri kandungnya yang telah lama hilang.
“Saya telah mencari putri saya selama 20 tahun,” ujar sang ibu dengan suara bergetar.
Mendengar pengakuan itu, mempelai wanita pun ikut menangis. Ia mengungkapkan bahwa dirinya juga telah lama mencari ibu kandungnya.
Anak Ditemukan Terlantar
Kejutan berlanjut ketika keluarga pengantin wanita membenarkan bahwa putri mereka ditemukan dalam keadaan terlantar di pinggir jalan saat masih bayi. Sejak saat itu, mereka membesarkannya sebagai anak kandung sendiri.
Momen pernikahan yang tadinya penuh euforia mendadak berubah menjadi suasana haru reuni keluarga. Peristiwa langka ini tentu saja menimbulkan pertanyaan besar mengenai status hubungan kedua mempelai. Keduanya telah saling jatuh cinta dan prosesi pernikahan sudah di depan mata.
Pernikahan Tetap Berlangsung
Untungnya, kecemasan akan hubungan darah antara kedua mempelai terjawab. Ibu pengantin pria menjelaskan bahwa setelah kehilangan putrinya bertahun-tahun lalu, ia kemudian mengadopsi anak yang kini menjadi putra angkatnya. Dengan demikian, kedua mempelai tidak memiliki hubungan darah.
Setelah kebenaran terungkap dan semua pihak merasa lega, pernikahan pun dilangsungkan sesuai rencana. Momen reuni penuh air mata antara ibu dan putri yang terpisah puluhan tahun itu kemudian menjadi viral di media sosial, memicu beragam ekspresi mulai dari keterkejutan hingga kegembiraan.
Banyak warganet yang mengomentari kisah tersebut, bahkan menyebutnya bak adegan dari serial drama. Beberapa pengguna media sosial juga menyuarakan rasa ingin tahu mereka mengenai bagaimana pengantin wanita bisa hilang pada awalnya, serta meminta penjelasan lebih lanjut.






