JAKARTA, KOMPAS.com – Seorang pria tak dikenal tewas mengenaskan setelah tertabrak KRL Commuter Line di pelintasan sebidang dekat Stasiun Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Selasa (21/4/2026) siang. Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.
Menurut Saiful, warga sekitar yang menjadi saksi mata, korban saat itu hendak menyeberang jalan kaki dari arah Rawa Buaya menuju Duri Kosambi. Saat itulah, KRL yang melaju dari arah Tangerang menuju Duri Kosambi melintas dan menabraknya.
“Dia awalnya mau nyeberang, jalan kaki sendiri sambil nenteng barang gitu, kayaknya enggak lihat atau enggak denger ya, lanjut aja jalan, akhirnya ketabrak,” ujar Saiful kepada Kompas.com di lokasi kejadian, Selasa.
Saiful menambahkan bahwa korban berjalan sendirian ketika kejadian berlangsung, sementara kondisi jalanan di sekitar pelintasan sedang sepi. Hal ini menyebabkan tidak ada warga yang sempat memperingatkan korban saat hendak menyeberang.
Meskipun demikian, Saiful menegaskan bahwa pelintasan rel kereta api di area tersebut sebenarnya sudah dilengkapi dengan palang pintu dan dijaga oleh dua petugas. Ia menjelaskan bahwa palang pintu di sisi rel yang biasa dilintasi kendaraan sudah tertutup.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, korban diduga adalah penduduk lokal yang tinggal tidak jauh dari lokasi kecelakaan.
Akibat benturan keras, tubuh korban terpental sejauh kurang lebih 50 meter dari titik tabrakan dan dinyatakan meninggal dunia di tempat.
Petugas kepolisian dari Polsek Cengkareng segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban. Selanjutnya, jenazah korban dibawa menuju Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk pemeriksaan lebih lanjut.






